ADVERTISEMENT

Walkot soal Rencana Rute Monorel Depok: Pocin-Bojongsari Putar ke Sawangan

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 16:59 WIB
Wali Kota Depok M Idris (Nahda-detikcom)
Wali Kota Depok M Idris (Nahda/detikcom)
Depok -

Wali Kota Depok Mohammad Idris membocorkan wacana rute monorel yang ditargetkan dibangun pada 2022. Idris mengatakan pusat monorel akan dibuat di kawasan LRT Cibubur.

Nantinya, monorel akan dihubungkan ke Pondok Cina (Pocin). Dia mengatakan proyek monorel masih menunggu soal kelanjutan LRT di Cibubur.

"Kalau titiknya dari pusatnya itu LRT yang ada di Cibubur. Nah ini sangat terkait dengan pusat. LRT Cibubur pun belum ketuk palu juga," kata Idris di Balai Kota Depok, Selasa (28/12/2021).

Setelah dari kawasan LRT Cibubur, jalur monorel bakal nyambung ke Pocin. Dari Pocin, barulah rute monorel disebar ke beberapa kawasan di Depok.

"Kalau sudah nanti di LRT Cibubur dihubungkan untuk lanjutan dari LRT ini ke dalam ke Pondok Cina," ujarnya.

Idris mengatakan monorel bakal memiliki rute Pondok Cina, Cinere, Bojongsari, serta Sawangan. Dia belum menjelaskan detail apakah rute itu akan terhubung dalam satu jalur atau akan dibuat beberapa koridor.

"Dari Pondok Cina ini ada beberapa ruas nanti. Pondok Cina, Cinere, Bojongsari terus puter ke Sawangan," ujar Idris.

Idris menyampaikan proyek monorel sudah dikaji oleh pakar. Pemkot Depok masih menunggu persetujuan pengesahan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) terkait proyek ini.

"Kajiannya sudah melalui berbagai pakar. Dari akademisi UI, pakar pakar transportasi, dari kepolisian juga pakar lalu lintas. Untuk kajian dari kita sendiri Dinas Perhubungan, BPTJ. Di kementerian itu juga sudah meng-oke-kan. Tinggal menunggu persetujuan pengesahan tanda tangan dari Pak Menteri," tutur Idris.

Pembangunan Monorel untuk Atasi Macet Depok

Idris menilai monorel merupakan langkah mengatasi kemacetan di Depok. Dia mengatakan pelebaran jalan di Depok tidak mungkin mengatasi macet karena banyaknya jumlah kendaraan.

"Iya, salah satu kemacetan. Kenapa kita nggak pada pelebaran jalan? Karena kajian mereka pakar-pakar selebar apa pun jalan Depok karena migrasinya besar pasti banyak kendaraan kendaraan akan bertambah lagi," tutur Idris.

"Itu akan terjadi kemacetan, maka alternatifnya adalah mewujudkan transportasi moda yang lain," tambahnya.

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT