Sempat Dipersekusi, Ini Solusi Hasil Mediasi Ibadah Natal di Lampung

Antara - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 14:29 WIB
Video sejumlah orang melakukan persekusi ibadah Natal di gereja di Tulang Bawang, Lampung, viral di medsos (Screenshot video viral)
Video sejumlah orang melakukan persekusi ibadah Natal di gereja di Tulang Bawang, Lampung, viral di medsos (Screenshot video viral)
Lampung -

Sejumlah orang sempat melakukan persekusi ibadah Natal di Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Tulang Bawang, Lampung. Polisi melakukan mediasi terkait konflik tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan persoalan tersebut dimediasi anggota Bhabinkamtibmas Desa Banjar Agung. Peristiwa persekusi ibadah Natal tersebut sempat viral videonya di media sosial (medsos).

Pandra mengatakan anggota Bhabinkamtibmas berupaya menangani kasus tersebut secara prediktif, responsif, dan transparansi (presisi) berkeadilan. Akhirnya diperoleh kesepakatan dalam mediasi tersebut.

"Alhasil, persoalan tersebut langsung dipertemukan, baik itu dari jemaat, pendeta, termasuk juga warga sekitar dan disepakati karena sedang merayakan hari Natal diberi kesempatan untuk merayakan atau menggunakan tempat tersebut sampai 26 Desember 2021," kata Pandra seperti dilansir Antara, Selasa (28/12/2021).

Pandra menambahkan, setelah batas waktu yang ditentukan, kemudian Pendeta Sopan Sidabutar menjalankan apa yang disepakati. Disepakati, aktivitas peribadatan tidak lagi dilaksanakan di lokasi tersebut kecuali sebagai rumah doa atau rumah ibadah keluarga sebelum izin keluar.

"Pada 26 Desember 2021 disepakati, dan Pendeta Sopan Sidabutar dengan dibantu jemaat GPI secara sukarela menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan yang menjadi simbol bangunan gereja. Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh perangkat desa, warga masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah setempat," ungkapnya.

Dia mengatakan anggota Bhabinkamtibmas telah melaporkan duduk perkara kasus itu kepada Kapolsek Banjar Agung dan Kapolres Tulang Bawang.

Dia mengatakan persoalan terkait persekusi ibadah Natal di GPI Tulang Bawang itu telah selesai dan situasi kembali kondusif.

"Percekcokan warga sekitar dengan pendeta dan jemaat yang ada di Desa Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Tulang Bawang, telah kondusif," katanya.

Sementara itu, Kapolres Tulang Bawang AKBP Hujra Soumena menambahkan pihaknya telah melakukan pertemuan antarlintas agama untuk menyikapi persoalan tersebut.

"Sekarang sudah aman, tenteram, dan rukun. Kita sudah melakukan koordinasi dan pertemuan antarlintas agama," kata AKBP Hujra.

Dia melanjutkan pada saat terjadi cekcok, anggotanya saat itu juga turut mengamankan keadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Anggotanya mengamankan lokasi lantaran saat itu sedang melakukan proses mediasi.

"Setelah mendapatkan kesepakatan saat itu, masing-masing masyarakat membubarkan diri. Setelah itu anggota kita tetap lanjut untuk pengamanan sampai kegiatan ibadah Natal selesai," ucap dia.

Simak juga video 'Warga Larang Ibadah Natal di Lampung, Kapolri: Lindungi Kebebasan Beragama!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)