Beredar Video Warga Ricuh di Lampung Tengah, Polisi Beri Penjelasan

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 02:16 WIB
Ilustrasi tawuran
Foto: Ilustrasi Tawuran (oleh Edi Wahyono/detikcom)
Lampung Tengah -

Video yang menunjukkan sekumpulan orang diduga ricuh di Lampung Tengah beredar di media sosial. Polisi pun turun tangan menelusuri kejadian tersebut.

Berdasarkan sejumlah video yang beredar tampak warga berkumpul sambil berteriak-teriak di jalan. Mereka juga tampak memegang bambu sambil berjalan beriringan hingga memenuhi jalan.

Sementara itu dalam salah satu video terlihat sejumlah masyarakat berkumpul di depan kantor polisi. Belum jelas apa maksud warga tersebut menghampiri kantor polisi.

Namun demikian, persoalan itu pun dijelaskan oleh Kapolres Lampung Tengah, AKBP Oni Prasetya. Oni meluruskan bahwa tidak ada bentrokan antar warga kampung yang terjadi di Lampung Tengah.

"Tidak ada bentrokan ya, saya sudah di TKP ini, saya masih urus ini," kata Oni Prasetya saat dihubungi detikcom, Selasa (28/12/2021).

Oni mengatakan memang sempat ada massa yang berkumpul. Namun setelah dicek, dia memastikan tidak ada bentrokan dan situasi saat ini juga sudah kondusif.

"Saya luruskan bahwa tidak ada bentrokan antar kampung. Massa sudah membubarkan diri," ucapnya.

2 Orang Pelaku Penganiayaan Ditangkap

Oni menyebut pihaknya sempat mengamankan 2 orang diduga pelaku penganiayaan. Dia menyebut pihaknya masih mendalami terkait hubungan antara penganiayaan dengan dugaan kericuhan yang terjadi.

"Pelaku penganiayaan sudah kami tangkap untuk proses penyidikan, ada 2 yang ditangkap, kita akan dalami untuk proses pemeriksaan," ujarnya.

(maa/maa)