Kenaikan UMP DKI 2022 Jadi Rp 4,64 Juta, Ini 3 Faktanya

Tim detikcom - detikNews
Senin, 27 Des 2021 17:08 WIB
Kenaikan UMP DKI 2022 mencapai 5,1 persen. Diketahui, keputusan ini berlaku mulai 1 Januari 2022 mendatang.
Kenaikan UMP DKI 2022 Jadi Rp 4,64 Juta, Ini 3 Faktanya (Foto: Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Kenaikan UMP DKI 2022 mencapai 5,1 persen. Diketahui, keputusan ini berlaku mulai 1 Januari 2022 mendatang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang pengusaha membayar upah lebih rendah dari UMP yang sudah ditentukan.

Sebelumnya dengan skema berdasarkan PP 36/2021, kenaikan UMP DKI adalah 0,8 persen, di mana UMP DKI sebesar Rp 4.453.935. Setelah dinaikkan, UMP Jakarta 2022 kini menjadi Rp 4.641.854.

Untuk mengetahui fakta dari kenaikan UMP DKI 2022, mari simak informasi berikut ini.

Kenaikan UMP DKI 2022, Begini Fakta Kronologinya

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andriansyah menerangkan kronologi Gubernur Anies Baswedan naikkan UMP DKI 2022. Andriansyah mengatakan revisi UMP DKI menjadi 5,1 persen karena sudah ada pembahasan dengan pengusaha hingga pemerintah.

Andriansyah menyampaikan, awalnya UMP DKI Jakarta hanya dinaikkan sebesar 0,85 persen. Namun, sehari setelah pengumuman tersebut, Anies mengeluarkan surat kepada Kemenaker agar dilakukan pengkajian ulang. Pada akhirnya, pemerintah memutuskan untuk menaikkan UMP DKI Jakarta sebesar 5,1 persen.

Selain itu, DKI juga meminta kajian dari Bank Indonesia (BI) termasuk pendapat Bapenas hingga mendapat rilis terbaru BPS terkait pertumbuhan inflasi. Data BPS terbaru itu yang dijadikan dasar Pemprov DKI merevisi UMP DKI 2022.

"Yang disampaikan tidak ada pembicaraan perlu saya luruskan sudah ada pembicaraan, dengan Apindo, Kadin, Serikat Pekerja," kata Ardiansyah.

"Apindo, Kadin tetap PP 36 usulannya seperti itu. Setelah itu kalau dari unsur serikat karena sudah ada rilis BPS naik jadi 5,1 persen, pertama kan 3,57 persen karena rilisnya belum keluar dari nasional naik jadi 5,1 pertumbuhan dan inflasi nasional," lanjut Ardiansyah.

Kenaikan UMP DKI 2022, Ini Keputusannya

Kenaikan UMP DKI 2022 tertuang dalam Kepgub Anies nomor 1517 tahun 2021 tentang UMP Tahun 2022 yang ditekan oleh Anies pada 16 Desember 2021 lalu. Isi dari Kepgub Anies menetapkan bahwa upah minimum tahun 2022 di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebesar Rp 4.641.854 per bulan.

Setelah Anies mengumumkan kenaikan UMP DKI 2022 menjadi 5,1 persen, Kemenaker menjawab surat Anies pada 18 Desember 2021.

"Isi jawabannya intinya tetap bahwa penetapan upah minimum mengacu pada PP 36/2021. Tetap itu saja jawabannya seperti itu. Jadi itu kronologinya," ucap Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andriansyah.

Simak informasi kenaikan UMP DKI 2022 di halaman selanjutnya.