Polisi Sita 1,1 Kg Sabu untuk Pesta Tahun Baru dari Bandar di Siak

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 27 Des 2021 13:13 WIB
Sebanyak 1,1 kg sabu disita dari seorang bandar di Siak, Pekanbaru.
Sebanyak 1,1 kg sabu disita dari seorang bandar di Siak, Pekanbaru. (Dok. Polres Tualang)
Pekanbaru -

Polisi menggagalkan peredaran 1,1 kilogram sabu di Siak, Riau. Barang haram itu rencananya bakal diedarkan saat malam tahun baru 2022.

Polisi mengatakan sabu itu disita dari bandar berinisial RY (32). Polsek Tualang awalnya mendapat laporan ada peredaran narkoba di Perawang.

"Sabtu (18/13) sekitar pukul 21.00 WIB itu tim opsnal Polsek Tualang mendapatkan informasi masyarakat bahwa di Perawang ada peredaran narkotika. Jenis sabu-sabu," terang Kapolres Siak AKBP Gunar Hardiyanto kepada wartawan, Senin (27/12/2021).

Dari informasi itu, opsnal Polsek Tualang memprofilkan terduga pelaku yang tinggal di rumah kontrakan. Saat kontrakan terduga pelaku digerebek dan digeledah, ternyata benar RY menyimpan sabu.

"Malam itu anggota langsung menuju TKP dan melakukan penggerebekan di rumah pelaku. Pada saat itu pelaku sedang duduk di ruang tamu bersama istri, dan langsung diamankan," kata Gunar.

Sebanyak 1,1 kg sabu disita dari seorang bandar di Siak, Pekanbaru.Sebanyak 1,1 kg sabu disita dari seorang bandar di Siak, Pekanbaru. (Dok. Polres Tualang)

Gunar menjelaskan, polisi menggeledah rumah kontrakan pelaku dengan disaksikan pengurus RT setempat. Di dalam rumah, ditemukan 11 paket besar sabu dalam tas ransel dan 17 paket kecil di dalam kamar.

"Dari hasil penggeledahan tersebut barang bukti yang didapat berupa 11 paket diduga sabu dengan berat 1,1 kg. Termasuk ada 17 paket sabu dengan berat kotor berkisar 6,4 gram," kata Gunar.

Sementara Kapolsek Tualang AKP Alvin Agung Wibawa mengungkapkan RY merupakan residivis kasus narkoba yang baru bebas pada 2019. "Barang bukti 1,1 kg ini seluruhnya milik RY. Dia baru saja keluar dari Lapas Siak Desember 2019 lalu setelah tertangkap kasus sabu tahun 2015," kata Alvin.

Hasil pendalaman, sabu rencananya akan diedarkan RY untuk malam tahun baru. Di mana peredaran tidak hanya di daerah Tualang, namun daerah lain yang ada di Siak.

"Dia edarkan tidak hanya di Tualang, tapi di Siak dan RY ini pemain besar. Pengembangan (penyidikan) ini dari bandar kecil-kecil, sampailah ke RY yang rencananya mau diedarkan di malam tahun baru," beber Alvin didampingi Panit Reserse Narkoba, Ipda Laurensius Nevin Indera Dewa.

(ras/aud)