Hikmah COVID-19, Dulu Pramugari Kini 'Pahlawan' ODGJ

Khairunnisa Adinda Kinanti - detikNews
Minggu, 26 Des 2021 06:42 WIB
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan hidup bagi banyak orang, terutama mereka yang bekerja di bisnis penerbangan. Ada yang dirumahkan, terkena pemutusan kerja, atau mutasi kerja

Hal kenyataan hidup yang harus diterima Pratiwi Noviyanthi (27). Ketika pandemi tiba, Novi yang sudah bekerja sebagai pramugari di sebuah maskapai penerbangan Indonesia selama 8 tahun itu terpaksa mengambil unpaid leave (cuti di luar tanggungan).

Jauh sebelum mengambil cuti di luar tanggungan, Novi sudah seringkali melakukan aksi sosial di luar pekerjaannya. Novi biasanya mengurusi ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang ia temui.

"Akhirnya melihat salah satu konten kreator terjun di bidang ODGJ, orang dengan gangguan jiwa, datanglah kita ke Yayasan Mentari Hati di Tasik. Setelah itu terbukalah mata saya untuk benar-benar melihat saudara kita yang membutuhkan bantuan secara support dan secara materi," ujar Novi dalam program Sosok detikcom.

Setelah mempertimbangkan masak-masak, Novi pun memutuskan untuk resign dari pekerjaannya sebagai pramugari demi bisa merawat para ODGJ. Ia pun harus rela menjual aset miliknya demi bisa menyembuhkan para ODGJ yang ia rawat.

"Karena yang saya lakukan benar-benar tergerak dari hati nurani, saya tidak mikirin duniawi. Segala sesuatu yang bisa saya jual, akan saya jual untuk membantu sesama umat manusia. (Yang dijual) mobil. Jadi kalau ngomongin yang dijual, jujur sedih ya. Karena kan sebelum jadi pramugari, saya sudah punya beberapa mobil dan rumah. Dan akhirnya saya jual semuanya untuk pengobatan ODGJ karena biayanya sangat mahal ya," tutur Novi dengan suara lirih.

Meski sudah memutuskan fokus untuk merawat ODGJ, keputusan resign tetap membuat Novi merasa sedih. Diakui Novi, berat mengambil keputusan untuk resign, namun dia harus tetap melanjutkan hidup ke depan.

"Jadi sempat sedih banget, rasanya seperti berat banget. Terbang itu adalah jiwa aku. Karena makan, tidur, ibadah juga di atas, itu semua kita lakukan di penerbangan itu," ujar Novi.

(gah/gah)