Tekan Pengangguran, LaNyalla Dorong Usaha Rakyat Kelola SDA Dioptimalkan

Atta Kharisma - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 20:39 WIB
Ketua DPD LaNyalla
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong pemerintah untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) dengan baik. Menurutnya, pengelolaan SDA yang baik mampu menekan angka pengangguran yang belakangan melonjak cukup tinggi.

"Kita memiliki banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan agar perekonomian dasar masyarakat dapat terus bergerak. Dengan konsep usaha rakyat bersama melalui koperasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/12/2021).

Berdasarkan data BPS, di Indonesia terdapat sekitar 19,10 juta orang yang terdampak COVID-19. Dari jumlah tersebut, 9,30% merupakan penduduk usia kerja.

LaNyalla mengatakan hal ini akan menambah permasalahan sosial bila tidak diselesaikan dengan baik. Sebagai solusi, ia menyebut usaha ultra mikro dengan jumlah modal awal kisaran Rp5 juta-Rp10 juta merupakan peluang usaha yang paling konkret.

"Namun hal ini pun tentunya tidak mudah. Selain effort pekerja yang melekat kuat pada kelompok yang terdampak, kebiasaan bekerja lalu berubah menjadi pelaku usaha tidak akan serta merta dapat dialihkan," jelasnya.

LaNyalla menambahkan hal ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar dapat menumbuhkan iklim usaha bersama yang dikelola rakyat terhadap SDA yang tersedia di masing-masing desa dan wilayah.

"Keseriusan inilah yang dapat menekan potensi permasalahan sosial yang bisa menjadi bom waktu," tegasnya.

Ia mengatakan gerakan secara menyeluruh pemerintah daerah melalui infrastruktur yang dimiliki dapat dipastikan mengubah perekonomian.

"Tetapi diperlukan kreativitas untuk mengolah SDA yang dimiliki, karena setiap daerah memiliki potensi SDA yang berbeda," pungkasnya.

LaNyalla pun menegaskan pemerintah pusat juga tidak boleh luput mendukung upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah tersebut, dalam hal ini Kemenkop UKM, Kemenperin, dan KemenESDM untuk mempercepat lahirnya usaha rakyat berbasis potensi SDA daerah.

(akn/ega)