Kabar Terkini Soal Warga Pinrang Jadi Joki Vaksin 17 Kali

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 05:47 WIB
Abdul Rahim (49) masih diperiksa polisi terkait pengakuan menjadi joki vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pinrang, Sulsel (Hasrul Nawir/detikcom)
Foto: Abdul Rahim (49) saat diperiksa polisi terkait pengakuan menjadi joki vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pinrang, Sulsel (Hasrul Nawir/detikcom)
Pinrang -

Kasus pria di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Rahim (49), mengaku menjadi joki suntik vaksin COVID-19 terus diusut. Warga yang menjadi pengguna jasa Rahim juga tengah dicari.

Seperti diketahui, Rahim mengaku telah menggantikan 17 orang yang semestinya disuntik vaksin Corona. Kasus ini terkuak setelah video pengakuan Rahim viral di media sosial (medsos).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel juga tengah memastikan pernyataan Rahim. Dinkes Sulsel telah mengambil sampel darah dan urine Rahim.

Dinkes Sulsel ingin memastikan kebenaran pernyataan Rahim yang mengaku telah disuntik vaksin Corona hingga 17 kali.

Rahim sendiri mengakui telah 3 bulan menjadi joki vaksin COVID-19. Dia mengaku disuntik vaksin jenis Sinovac dan AstraZeneca.

Rahim mengaku mendapatkan bayaran dari pihak yang diwakilinya. Saat ini otoritas setempat sedang mengupayakan ada psikiater yang mendampingi Rahim.

Abdul Rahim, pria asal Pinrang, Sulsel mengaku jadi joki vaksin COVID-19 dan telah disuntik vaksin sebanyak 16 kali-dibayar Rp 800 ribu. (dok. Istimewa)Abdul Rahim, pria asal Pinrang, Sulsel mengaku jadi joki vaksin COVID-19 dan telah disuntik vaksin sebanyak 17 kali-dibayar Rp 800 ribu. (dok. Istimewa)

Diduga, motif Rahim menjadi joki vaksin Corona warga karena kebutuhan ekonomi. Polisi menyebut Rahim baru keluar dari penjara atas kasus pencurian.

Berikut sejumlah fakta baru terkait kasus joki vaksin di Pinrang ini:

15 Pengguna Jasa Joki Vaksin Ditemukan

Polres Pinrang menemukan 15 orang warga yang telah menggunakan jasa joki vaksin COVID-19 yang ditawarkan Abdul Rahim. Setelah dimintai keterangan, tiga orang di antaranya langsung minta disuntik vaksin dosis pertama.

Sebanyak 15 orang itu awalnya dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Pinrang. Mereka lalu diserahkan ke Dinkes Pinrang untuk menjalani screening.

"Kemarin malam ada tiga orang yang dengan kesadaran sendiri meminta divaksin," ujar Kadis Kesehatan Pinrang Dyah Puspita Dewi dalam keterangannya, Jumat (24/12).

Selanjutnya Dinkes Pinrang akan memberi suntikan vaksin COVID-19 kepada 12 orang sisanya. Dia menyebut 12 orang itu sudah bersedia divaksin.

"Kalau nggak sore, malam nanti mereka (12 orang) akan divaksin juga, karena kebanyakan masih ada di kebun," terangnya.

Simak video 'Usai Kecolongan Joki, Pengawasan Vaksinasi di Pinrang Diperketat!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.