Menkes Sebut 3.000 Orang/Hari Masuk RI: Tolong Pahami Kenapa Harus Karantina

Khairul Ma'arif - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 19:23 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin di Bandara Soekarno-Hatta
Menkes Budi Gunadi Sadikin di Bandara Soekarno-Hatta (Khairul Ma'arif/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berkunjung ke Bandara Soekarno-Hatta. Dalam kunjungannya itu, Budi mengecek langsung bagaimana proses kedatangan penumpang internasional hingga ke tempat karantina.

Budi menyebut ada sekitar 3.000 orang per hari yang datang ke Tanah Air. Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat memahami betul pentingnya karantina selama 10 hari bagi penumpang internasional.

"Rekan-rekan Indonesia yang datang dari luar negeri, yang 3.000 orang per hari atau sekitar 100 (ribu) per bulan. Terlepas mereka pekerja migran Indonesia atau mereka liburan, tolong pahamilah kenapa kita mesti karantina Anda sepuluh hari, karena 100 ribu orang ini bisa membahayakan 270 juta rakyat Indonesia kalau kemudian kita lolos," kata Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (24/12/2021).

"Jadi tolong pengertiannya, agar teman-teman untuk yang sebagian bisa ke luar negeri, kalau kembali, disiplinlah karantina untuk melindungi teman-teman kita 270 juta rakyat Indonesia yang sampai saat ini kondisinya sudah lebih baik," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Budi juga tidak luput memberi perhatian atas masukan masyarakat dalam beberapa hari lalu yang sempat viral di media sosial. Menurutnya, penumpukan penumpang dan adanya 'calo' hotel saat ini dipastikan tidak ada.

"Jadi kami sudah cek tadi kita sudah pastikan antreannya sudah lebih cepat dan tidak berjubel. Dan juga kita pastikan bahwa harga hotelnya sudah dibikin transparan oleh BNPB. Semua orang bisa melihat dan menggunakan sistem, jadi terkontrol," ucapnya.

Budi menjelaskan tujuannya mengecek ke Bandara Soekarno-Hatta karena kasus probable varian Omicron di titik masuk ke Tanah Air adalah yang paling tinggi. Dia mencontohkan bagaimana Inggris saat ini sudah mencatat 100 ribu kasus COVID-19 varian Omicron.

"Negara dengan seperempat populasi kita kasus hariannya sudah dua kali pada saat puncak Indonesia di bulan Juli kemarin 50 ribu. Jadi benar-benar ini harus dijaga dengan sangat hati-hati," ujarnya.

Untuk diketahui, Menkes Budi datang ke Bandara Soekarno-Hatta bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Selain itu, ada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Mayjen Suharyanto.

(fas/fas)