ADVERTISEMENT

Ngeri, 455 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan Sepeda Motor di DKI

Deden Gunawan - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 13:15 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya mencatat, sejak 2017 hingga Desember 2020, telah terjadi 6.299 kecelakaan yang khusus melibatkan sepeda motor. Kecelakaan itu mengakibatkan 455 orang meninggal dunia, luka berat 1.146 orang, dan kerusakan kendaraan mencapai 7.812 unit dengan nilai total ditaksir sekitar Rp 7,5 miliar.

"Nah, ini angka yang cukup besar, perlu kita lakukan evaluasi. Kalau kita lihat anak remaja yang terlibat dari data yang ada, 30 persen adalah remaja umur 25 tahun ke bawah," papar Kepala Polda Metro Irjen Fadil Imran dalam program Blak-blakan di detikcom, Jumat (24/12/2021).

Kenyataan itulah yang membuat dia ingin segera menertibkan berbagai aksi balapan liar di sejumlah titik wilayah DKI Jakarta. Sebab, mereka yang terlibat dalam balapan biasanya tanpa disertai kelengkapan keselamatan sehingga sangat berpotensi timbul korban, baik jiwa maupun luka berat.

Selain memicu korban, aksi-aksi balapan liar disinyalir menjadi ajang perjudian. Ekses lain, ajang tersebut kerap berakhir dengan keributan dan kekerasan.

Mulai 15 Januari 2022, Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan manajemen Ancol akan memindahkan mereka yang biasa menggelar balapan di jalanan umum ke sirkuit khusus di Ancol. Kawasan ini dipilih karena punya fasilitas jalan memadai dan jauh dari permukiman.

Anak-anak muda yang biasa balapan di jalan dapat memanfaatkan fasilitas di Ancol setiap hari dengan gratis. Tak cuma itu, pihak IMI akan memberikan sejumlah alat kelengkapan keselamatan, mulai helm, pelindung badan, hingga sepatu. Sementara itu, perusahaan otomotif akan memberikan pelatihan tentang teknik atau keterampilan balap di sirkuit.

Dari catatan Polda Metro Jaya, menurut Fadil Imran, selama ini balapan liar berlangsung di 39 titik wilayah Jakarta. Di Jakarta Timur, misalnya, Jalan I Gusti Ngurah Rai (Klender), Jalan Pemuda, Pulogadung, Matraman Raya, depan Taman Mini, dan Jalan Raya Cibubur.

Di Jakarta Selatan: Mampang Raya, Buncit Raya, Ragunan, Arteri Pondok Indah, Bintaro, Lenteng Agung, depan Universitas Pancasila. Di Jakarta Pusat: Jalan Benyamin Sueb (Kemayoran), Cempaka Putih, Tanah Abang, Asia Afrika, Gerbang Pemuda. Di Tangerang Selatan: Pondok Cabe, Ciputat, Serpong-BSD.

Dengan adanya sirkuit khusus di Ancol, diharapkan mereka semua beralih ke sirkuit yang lebih aman dan gratis.

(deg/jat)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT