Brantas Abipraya Boyong 2 Penghargaan Top Digital Awards 2021

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 20:16 WIB
Brantas Abipraya
Foto: dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) kembali menorehkan prestasi dengan menyabet dua penghargaan sekaligus di ajang Top Digital Awards 2021. Dua penghargaan yang dikantongi adalah Top Digital Implementation 2021 on Infrastructure Sector dengan level Stars 4 dan Top Leader on Digital Implementation 2021.

Untuk perolehan Top Digital Implementation 2021 on Infrastructure Sector Brantas Abipraya mengulang performa di tahun 2020 dengan mengantongi level stars 3. Sedangkan penghargaan Top Leader on Digital Implementation 2021 diraih oleh Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi.

"Kami selalu bertransformasi melakukan akselerasi digital untuk meningkatkan kinerja dan daya saing di tengah era revolusi industri 4.0. Dari tahun 2010 hingga saat ini Abipraya telah melakukan menciptakan dan mengembangkan 18 solusi bisnis," ujar Sugeng dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12/2021).

Sugeng menambahkan semua solusi bisnis yang dihadirkan selain untuk meningkatkan kinerja dan daya saing, juga dapat untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, transparansi proses pengadaan serta meningkatkan awareness.

Menurutnya, perlu sebuah inovasi dalam menghadapi tantangan yang dihadirkan oleh perkembangan zaman untuk tetap tumbuh. Geliat perubahan dan perkembangan di dunia digital ini pun yang mendorong Insan Abipraya untuk berkarya menciptakan temuan teranyarnya.

"Tak dipungkiri ke semua raihan ini berkat kerja keras dan komitmen penuh perseroan dalam bergerak maju melakukan transformasi digital secara terus-menerus," imbuh Sugeng.

Adapun inovasi Brantas Abipraya di bidang teknologi adalah dengan mengembangkan dua aplikasi digital. Pertama, aplikasi Ayo Sehat yang digunakan untuk self-assessment COVID-19 untuk mendeteksi dini potensi penularan COVID-19 pada insan Abipraya.

Kedua, BUMN konstruksi spesialis bendungan ini juga telah mengembangkan platform video conference yang dinamakan Abipraya Video Conference (Avicon) yang dapat diakses lewat berbagai perangkat.

Brantas Abipraya juga telah menerapkan Enterprise Resource Planning (ERP) yang memungkinkan untuk menghasilkan laporan akurat hanya dengan beberapa klik, sehingga dapat menghemat waktu, biaya, meningkatkan efisiensi dan semakin produktif.

BUMN konstruksi ini juga mengembangkan teknologi pendukung operasional, seperti e-Disposisi untuk kebutuhan surat-menyurat, e-HC yang digunakan untuk segala keperluan terkait Human Capital, sedangkan untuk kelancaran pada sistem keuangan Brantas Abipraya membuat e-Accounting & Tax.

Sugeng menambahkan Brantas Abipraya juga masih memiliki aplikasi bisnis internal lainnya yaitu, Abipraya Mobile untuk menjangkau insan Abipraya. Melalui aplikasi ini Brantas Abipraya memberikan kemudahan kepada Insan Abipraya untuk mendapatkan informasi dan berkolaborasi.

Untuk memberikan kemudahan bekerja Insan Abipraya saat pandemi, Brantas Abipraya menggunakan system berbagi file Abipraya Drive. Sementara itu, untuk keperluan audit oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) dapat dibantu melalui e-Audit. Brantas Abipraya juga memiliki e-Risk untuk Manajemen Risiko, e-QHSE untuk aplikasi pelaporan dan AEMS untuk Manajemen Alat Berat.

Para Mitra Kerja dan calon pekerja dapat menggunakan e-Procurement untuk sistem pengadaan dan e-Recruitment untuk sistem perekrutan karyawan berbasis web.

"Kami akan terus bertransformasi, karena kami akui transformasi digital ini sangatlah penting untuk keberlanjutan bisnis Brantas Abipraya ke depannya. Ini pun sebagai bukti komitmen kami untuk selalu menerapkan budaya BUMN, adaptif dengan selalu berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan," tutur Sugeng.

(prf/ega)