Wapres Puji Agenda Kemandirian BLK Komunitas: Siapkan SDM Kompeten!

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 17:09 WIB
Wapres Puji Agenda Kemandirian BLK Komunitas: Siapkan SDM Kompeten
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengapresiasi agenda kemandirian Balai Latihan Kerja Komunitas yang membentuk Forum Koordinasi Nasional BLK Komunitas. Hal ini diungkapkan saat menerima buku berjudul 'Pedoman Peta Jalan Kemandirian BLK Komunitas' dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Dia lantas mengajak pemerintahan daerah, dunia usaha, dan dunia industri, serta komunitas yang ada di masyarakat untuk bersinergi mendekatkan akses peningkatan kompetensi SDM di Indonesia.

"Ini menjadi tugas besar bagi kita semua untuk menyiapkan manajemen yang baik, sarana dan prasarana yang baik, serta menyiapkan SDM kompeten dan hebat dalam memperkuat ekosistem dan inovasi pelatihan yang ada," ujar Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12/2021).

Ida Fauziyah dalam sambutannya berharap buku Peta Jalan Kemandirian dapat diimplementasikan dalam bentuk aksi-aksi nyata demi tercapainya lembaga pelatihan yang mandiri dan profesional.

"FKN BLK Komunitas yang telah terbentuk sejak Juni 2021 diharapkan bisa menjalankan fungsinya sebagai pendamping, agar keberlanjutan BLK Komunitas menjadi lembaga produktif penghasil tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing, serta mendukung perluasan kesempatan kerja secara berkelanjutan," ucap Menaker.

Kemudian, Dirjen Binalavotas Kemenaker Budi Hartawan dalam laporannya mengungkapkan langkah-langkah FKN BLK Komunitas dalam mengakselerasi kemandirian BLK Komunitas. Di antaranya menjalin kemitraan strategis dengan berbagai stakeholders, menyusun peta jalan kemandirian BLK Komunitas, menetapkan 25 BLK Komunitas terbaik menjadi inkubator kewirausahaan, dan membentuk 44 Forum Koordinasi Wilayah BLK Komunitas di seluruh Indonesia.

Adapun strategi implementasi kemandirian BLK Komunitas dilakukan melalui penguatan kelembagaan, penguatan sistem data dan informasi, pengembangan kemitraan dan kolaborasi, redesain dan inovasi pelatihan. Kemudian juga penguatan kapasitas instruktur, sertifikasi lulusan, integrasi dengan program pemagangan, mengembangkan skema penempatan, dan pengembangan model kewirausahaan dan rebranding BLK.

(akd/ega)