ADVERTISEMENT

Komisi E DPRD DKI Akan Panggil Jakpro-Dispora soal Formula E di Ancol

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 15:01 WIB
Desain sirkuit Formula E
Desain Sirkuit Formula E (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Balap Formula E Jakarta 2022 resmi digelar di Ancol. Komisi E DPRD DKI Jakarta akan memanggil PT Jakarta Propertindo (Jakpro) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

"Paling tidak kita mau mewanti-wanti jangan melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu, ya dengan gaya arogan memilih satu tempat tanpa studi kelayakan yang bagus ya, tidak ada kajian-kajian yang komprehensif," ujar Sekretaris Komisi E Johnny Simanjuntak saat dihubungi, Kamis (23/12/2021).

Johnny mengatakan DPRD akan mengingatkan penyelenggara Formula E tidak mengulangi seperti perencanaan awal di Monas.

"Jangan seperti yang kemarin di Monas, Monas kan sudah diobrak-abrik, pohon sudah ditebangi segala macem alasan, katanya bukan mau untuk Formula E tapi sebenarnya hanya untuk revitalisasi segala macem, itu kan pembohongan," ujarnya.

"Kan rencananya mau ditujukan di Monas, kemudian Gubernur beserta perangkatnya itu sudah kenceng akan dilaksanakan di Monas, makanya pohon-pohon itu ditebangi kemarin sehingga merugikan," sambungnya.

Johnny mengatakan alasan lain pemanggilan Jakpro dan Dispora untuk memastikan tidak adanya kerusakan fasilitas di Ancol demi terselenggara Formula E.

"Jangan sampai kejadian seperti itu lagi (di Monas) terjadi di Ancol dengan nanti akan merusak fasilitas umum, hal-hal yang sudah ada dikorbankan, tiba-tiba nanti tidak terlaksana lagi disana dan sebagainnya," ujarnya.

Selain itu, Johnny mengatakan Komisi E ingin menanyakan terkait kebenaran penyelenggaraan Formula E tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Saya nggak tahu apa itu benar yang menyatakan tidak menggunakan dana APBD, loh bagaimana tidak menggunakan dana APBD, Jakpro kan badan usaha milik daerah (BUMD), sumber permodalannya kan melalui penyertaan modal daerah (PMD), nah penyertaan modal daerah itu kan dari dana APBD," ujarnya.

"Dana APBD itu kan dari pajak warga Jakarta, jadi itu kan pernyataan yang ngawur gitu, kita juga mau pertanyakan itu, klarifikasi kepada ketua panitia tentang itu," sambungnya.

Johnny mengatakan pemanggilan Jakpro dan Dispora akan dilakukan paling cepat setelah Natal.

"Kita usahakan secepatnya ya, paling tidak sesudah natal kita panggil," ujarnya.

Lebih lanjut, Johnny menilai Ancol dinilai kurang cocok digunakan sebagai lokasi Formula E. Menurutnya, Sentul lebih pas untuk dijadikan lokasi balap mobil listrik itu.

"Nggak pas di Ancol itu, Formula E ajang balap mobil listrik itu lebih cocok digunakan di Sentul, kan sudah punya sirkuit tidak perlu lagi membutuhkan modal besar dan tidak merusak fasilitas umum," ujarnya.

Johnny menilai pemilihan Ancol akan mengganggu wisatawan luar Jakarta yang ingin berlibur bersama keluarganya.

"Mengganggu sebagian warga Jakarta yang bukan mau menonton lomba balap mobil mewah ini, mereka mau berwisata-ria di Ancol bawa keluarga, kalau dilaksanakan di situ kan mengganggu lagi," tuturnya.

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT