Pria Kalsel Ditangkap Densus Disebut Juara Dunia Silat Virtual di Belanda

Antara - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 16:45 WIB
Anggota Brimob Polda Kalsel bersenjata lengkap mengamankan lokasi penggerebekan oleh tim Densus 88 Antiteror Polri di Banjarmasin (ANTARA/Firman)
Anggota Brimob Polda Kalsel bersenjata lengkap mengamankan lokasi penggerebekan oleh tim Densus 88 Antiteror Polri di Banjarmasin. (ANTARA/Firman)
Banjarmasin -

Pemuda di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), yang diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri, merupakan sosok pesilat berprestasi tingkat dunia. Hal itu diutarakan pelatih silatnya, Abu Solihin.

"Saya terkejut dapat kabar MNR diamankan, makanya saya langsung mendatangi rumahnya," ucap Solihin saat ditemui di rumah MNR (22) yang digeledah polisi, Rabu (22/12/2012), seperti dilansir Antara.

Ia mengungkapkan sosok MNR merupakan anak baik dengan sederet prestasi di cabang olahraga pencak silat. Bahkan pada Oktober 2020, MNR berhasil meraih gelar juara satu kejuaraan dunia pencak silat di Belanda.

"Jadi kejuaraannya secara virtual, kami kirim video rekaman. Alhamdulillah dari 2.200 peserta, MNR keluar sebagai juara dalam cabang pencak silat budaya tradisi Banjar," paparnya sembari menunjukkan foto-foto MNR yang banyak meraih medali dan piala.

Atas prestasi internasional itu, ungkap Solihin, MNR mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang penyerahannya dilaksanakan saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2021.

Sementara itu, NI selaku orang tua menuturkan anak pertamanya itu bekerja di proyek pemasangan kabel optik.

NI menyebutkan anaknya tercatat sebagai mahasiswa semester akhir di Universitas Terbuka Banjarmasin Program Studi Ilmu Hukum.

"Anaknya soleh, salat lima waktu tidak pernah ketinggalan. Kalau tidak turun bekerja ya latihan pencak silat atau di rumah saja belajar," tuturnya.

Terkait senjata tajam yang dibawa polisi saat penggeledahan, diakui NI, itu merupakan peralatan anaknya untuk latihan pencak silat, termasuk saat bertanding di kejuaraan.

Untuk itu, dia berharap anaknya dapat segera dibebaskan jika nanti dalam pemeriksaan tidak terbukti terlibat jaringan terorisme.

Simak juga 'Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris Jamaah Islamiyah di Sumsel':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/jbr)