Komisi X DPR Soroti Penanganan Kiper Liga 3 Taufik Ramsyah Tak Standar FIFA

ADVERTISEMENT

Komisi X DPR Soroti Penanganan Kiper Liga 3 Taufik Ramsyah Tak Standar FIFA

Gibran - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 12:10 WIB
Syaiful Huda kembali pimpin PKB Jabar
Syaiful Huda (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Taufik Ramsyah, kiper Tornado FC, meninggal dunia setelah menjalani operasi akibat benturan dalam laga. Komisi X DPR amat berduka dan menyesalkan kejadian ini.

"Kita prihatin dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Tentu kejadian ini tidak perlu terjadi," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda kepada wartawan, Rabu (22/12/2021).

Komisi X DPR menyebut peristiwa meninggalnya Taufik Ramsyah harus menjadi koreksi seluruh pihak bahwa keselamatan pesepakbola tidak ada urusannya dengan liga yang dia geluti.

"Jadi sekali lagi kita minta kepada semua pihak, Liga 1, Liga 2, Liga 3 ini harus kita semua cukup. Pemain bola itu tidak terbatas dan dibatasi liga apa pun. Harus sesuai standar FIFA," kata Huda.

Huda meminta pemerintah dan penyelenggara, seperti PSSI dan seterusnya, melakukan investigasi dan mitigasi kejadian terkait meninggalnya Taufik Ramsyah. Kelalaian penyelenggaraan juga harus ditelusuri.

Selain itu, politikus PKB tersebut menilai yang harus diperbaiki tidak hanya di level penyelenggaraan, tapi juga level klub sepakbola di berbagai daerah. Pentingnya menyiapkan pertolongan pertama harus ditekankan.

"Jadi mau tidak mau, ke depan, klub-klub sepakbola kita memastikan ketersediaan tenaga medis, kesiapan alat medis, termasuk di dalamnya menyangkut soal oksigen, ambulans, dan seterusnya-seterusnya supaya kalau ada kejadian semacam ini bisa ditangani pertolongan pertama," kata Huda.

Huda menyebut meninggalnya Taufik Ramsyah akibat lambannya penanganan. Dia prihatin dengan hal tersebut. Untuk diketahui, Taufik sempat mengalami pendarahan di hidung dan mulut saat terjadi benturan. Namun Taufik terlambat mendapat pertolongan tim medis.

"Peristiwa ini kan relatif agak terlambat melakukan penanganan. Jadi perhatian dan keprihatinan kita bersama," kata Huda.

"Tentu tidak cukup hanya sekadar jadi evaluasi, habis itu tidak ada action-nya, hanya melakukan evaluasi di atas kertas. Intensitas liga-liga baik Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 kan tidak akan pernah berhenti," ujar Huda.

Pertandingan yang dilakoni Taufik Ramsyah berlangsung di Stadion Universitas Riau. Taufik pingsan setelah berbenturan kepala dengan pemain lawan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Setelah dioperasi, Taufik tetap tak sadar hingga akhirnya dinyatakan meninggal pada Selasa, 21 Desember 2021. Pertandingan antara Tornado FC dan Wahana FC berakhir 4-1.

Kemenangan itu mengantar Tornado FC lolos ke final Liga 3 zona Riau, meski akhirnya kalah dari PS Siak di laga puncak.

(gbr/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT