Minta Dipekerjakan Lagi, Serikat Pekerja IM2 Demo di Depan Indosat

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 11:28 WIB
Demonstrasi  di depan Gedung Indosat (Wildan-detikcom)
Demonstrasi di depan gedung Indosat (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Massa buruh menggelar demonstrasi di depan gedung Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Demo dilakukan sebagai bentuk protes PHK terhadap karyawan Indosat M2.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 10.34 WIB, Rabu (22/12/2021), tampak massa melakukan long march dari depan Kedubes AS. Mereka membawa beberapa atribut, seperti bendera, spanduk, dan poster.

"Internetku tidak secepat hak-hakku," demikian tulisan di salah satu poster massa aksi.

Massa juga melakukan aksi tabur bunga di depan gedung Indosat. Mereka memasang beberapa batu nisan, salah satunya bertuliskan 'RIP HATI NURANI INDOSAT'.

Tabur bunga diawali oleh Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, Mirah Sumirat. Prosesi tabur bunga diiringi lagu gugur bunga karya Ismail Marzuki.

"Kami menuntut agar PT Indosat bisa mempekerjakan kami kembali, dan bisa membayarkan upah lembur dan intensif kami yang belum sempat dibayar," kata Ketua Serikat Pekerja PT Indosat Indonesia Mega Media, Denny Saputra, dari atas mobil komando.

Polisi sempat meminta massa aksi menggelar aksi di depan Monas. Namun massa buruh menolak.

Polisi pun berjaga di depan gedung Indosat. Selain itu, kawat berduri terpasang di pintu masuk gedung Indosat.

Sebagai informasi, anak usaha PT Indosat Tbk, yaitu PT Indosat Mega Media (IM2), dibubarkan pada 8 Desember lalu. Pembubaran ini merupakan kelanjutan dari kasus korupsi yang terjadi di Indosat M2 pada 2015.

Setelah pembubaran ini, ratusan pegawai IM2 terdampak. Ketua Serikat Pekerja IM2 Denny Saputra menyebutkan pada akhir November lalu ada 350 pegawai yang kontraknya diputus secara tiba-tiba.

Denny menyebutkan para pegawai itu hanya mendapat gaji pokok dan tidak mendapatkan insentif atau hak lainnya.

"Dalam jangka waktu 1 pekan, 350 orang yang statusnya outsourcing diputus kontrak. Mereka bukan orang yang punya tabungan besar dan bukan orang yang punya modal hidup besar," kata dia.

Selain pemutusan kontrak, manajemen IM2 menggantung pembayaran upah pada periode Desember. "Tidak ada jaminan untuk memenuhi upah di bulan Desember, baik dari Indosat maupun IM2," jelasnya.

(haf/haf)