Sidang Kasus Km 50

Ahli Balistik Polri Paparkan 11 Lubang Tembakan di Mobil Eks Laskar FPI Ditembak

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 16:39 WIB
Jakarta -

Ahli Balistik Polri, Arif Sumirat, memaparkan analisis soal lubang bekas tembakan di mobil yang ditumpangi terdakwa kasus penembakan di Km 50 Tol Cikampek. Sumirat menjelaskan 9 lubang di antaranya mengarah ke luar mobil.

"Tentunya lubang tembak masuk ada 11. Kemudian, yang keluar ada 9, yang 2, dia tertinggal di bumper mobil tersebut," kata Sumirat saat memberikan keterangan sebagai ahli dalam sidang kasus penembakan di Km 50 Tol Cikampek, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jl Ampera Raya, Jaksel, Selasa (21/12/2021).

Sumirat kemudian menjelaskan hasil analisis perihal arah tembakan. Saat penjelasan analisis arah tembakan, ditampilkan gambar simulasi penembakan lengkap dengan petunjuk titik-titik lubang bekas tembakan.

Berdasarkan penjelasan Sumirat, titik nomor 1-9 dalam gambar merupakan lubang bekas tembakan. Setelah dianalisis, menurut Sumirat, ada dua arah tembakan. Pertama, berasal dari penumpang sebelah kiri sopir, kedua dari penumpang tengah sebelah kiri.

"Kemudian, 1, 2, 3, 4, 5, sampai 9 itu terbentuk lubang tembak masuk dan lubang tembak keluar, sehingga kami dapat menarik benang menjadi ke satu titik. Dari sudut nomor 1, 2 kita bisa tarik benang, dan itu mengarah ke penumpang sebelah kiri depan," jelas Sumirat.

"Kalau dilihat di layar tersebut bahwa nomor 1, 2, 6, 7, 10, 11 berasal dari sudut yang sama, yaitu dari posisi kiri depan. Kemudian untuk lubang tembak masuk dan keluar nomor 2, 4, 5, 8, 9, berasal dari posisi penumpang tengah sebelah kiri," imbuhnya.

Sidang kasus Km 50. Gambar simulasi penembakan eks laskar FPI, di PN Jaksel, Selasa (21/12/2021).Sidang kasus Km 50. Gambar simulasi penembakan eks laskar FPI, di PN Jaksel, Selasa (21/12/2021). (Yulida/detikcom)

Dalam persidangan, Sumirat juga menjelaskan penemuan 3 pucuk senjata dan 9 selongsong peluru. Simak di halaman selanjutnya.