Rocky Gerung Puji Aksi Kapolri Evaluasi Institusi, Singgung Revolusi Mental

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 15:44 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. Polri)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam beberapa kesempatan berani mengakui masih banyak kekurangan di tubuh Polri. Dia juga terbuka menerima kritik pedas dari masyarakat dan kemudian melakukan perbaikan di berbagai sektor. Rocky Gerung memuji hal tersebut.

"Kita kagum pada Kapolri sekarang yang punya kapasitas intelektual untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam rangka mengevaluasi institusi kepolisian. Jadi ini bukan sekadar komentar dia atas suatu peristiwa," kata Rocky dalam sesi wawancaranya yang ditayangkan di akun YouTube Rocky Gerung Official seperti dilihat, Selasa (21/12/2021). detikcom telah meminta izin ke Rocky untuk mengutip pernyataannya tersebut.

Rocky Gerung Hot QuestionsRocky Gerung (Muhammad Ridho/detikcom)

"Walaupun dalam satu dua minggu Ini peristiwa caci maki terhadap polisi itu naik sekali rating-nya, tapi kemampuan Kapolri untuk menilai dirinya sendiri itu adalah suatu revolusi mental," sambungnya.

Rocky menyebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyadari bahwa opini publik di media sosial saat ini memang belum berpihak kepada kepolisian. Namun menurutnya dengan memahami kelemahan itu, Sigit juga tahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan agar Polri dicintai masyarakat.

"Nah itu sebenarnya pentingnya seorang pemimpin, paham tentang kelemahan dan karena itu mau melakukan perubahan," ujarnya.

Menurut Rocky, beban yang diemban Kapolri Jenderal Sigit saat ini cukup berat. Ada sejumlah kasus yang jadi sorotan masyarakat yang harus dia selesaikan. Namun demikian, dia meyakini Jenderal Sigit mampu membawa perubahan besar di tubuh Polri.

Rocky menambahkan, jika Kapolri Jenderal Sigit ingin melakukan pembenahan besar di tubuh Polri, dia mengusulkan dilakukan pertemuan periodik antara Polri dengan akademisi, pengamat publik hingga jurnalis. Dengan begitu, Kapolri akan mendapatkan berbagai perspektif untuk mencari jalan keluar terbaik dalam setiap persoalan yang dihadapi.

(hri/fjp)