Terminal Kalideres Mulai Alami Lonjakan Penumpang Jelang Natal-Tahun Baru

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 21 Des 2021 11:09 WIB
Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen.
Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen (Karin/detikcom)
Jakarta -

Terminal Kalideres, Jakarta Barat, mulai mengalami lonjakan penumpang jelang libur Natal dan tahun baru. Diprediksi jumlah penumpang terus naik hingga besok.

"Jadi kalau dilihat pergerakan penumpang ya memang masih sedikit, tapi sudah ada peningkatan dari mulai tanggal 17 kemarin diprediksi mungkin akan ada peningkatan lagi tanggal 22 besok," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen kepada wartawan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (21/12/2021).

Dia menyebut, dalam perjalanan antarprovinsi, biasanya penumpang membutuhkan waktu satu hingga dua hari. Jadi penumpang bisa tiba di kota tujuan pada Kamis (23/12).

"Ya jadi kalau di data yang ada selama masa pandemi rata-rata jumlah penumpang 100 orang per hari, sejak terakhir-terakhir Minggu ini ada peningkatan 150 orang per hari. Jadi kemungkinan pada saat tanggal 22 mungkin ada peningkatan lagi dari jumlah itu ya," jelas Revi.

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen.Terminal Kalideres. (Karin/detikcom)

Dia menuturkan kota yang paling banyak jadi tujuan penumpang adalah Padang, Sumatera Barat. Selain itu, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

"Mungkin disebabkan pada saat sebelum pandemi yang menggunakan jasa transportasi antarkota itu pekerja. Terutama di perusahaan swasta dan pabrik. Sehingga mungkin banyak pabrik yang ditutup, tidak berjalan," kata Revi.

Terminal Kalideres sejak 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 mendirikan tiga posko. Yakni posko pengamanan terpadu, posko kesehatan, dan posko pengujian kelayakan kendaraan.

"Itu tugasnya memeriksa kelayakan jalan bus yang akan berangkat supaya dipastikan bus yang berangkat layak jalan sehingga penumpang itu bisa selamat sampai tujuan," ungkap Revi.

Nantinya, persyaratan bagi para calon penumpang bus adalah wajib vaksin. Selain itu, calon penumpang harus membawa surat keterangan tes antigen dengan hasil bebas COVID-19.

"Apabila belum ada, kita bekerjasama dengan klinik Kimia Farma itu melakukan pemeriksaan antigen yang berbayar. Dan juga kita dibantu PT Jasa Raharja untuk melakukan antigen gratis bagi penumpang," jelasnya.

Simak Video 'Jelang Nataru, Jasa Raharja Siagakan 2.000 Personel di Titik Rawan Kecelakaan':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/idn)