Survei Populi Center: 74,9% Responden Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 20 Des 2021 15:42 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.
Jokowi dan Ma'ruf Amin (Antara Foto)
Jakarta -

Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo-Wapres Ma'ruf Amin. Hasilnya, sebanyak 74,9% responden merasa puas terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf.

Survei tersebut dilaksanakan mulai 1 hingga 9 Desember 2021 yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui wawancara telepon terhadap sampel pemilik telepon. Responden dipilih secara acak dari populasi pemilih yakni penduduk berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dari basis data populasi survei Populi Center sejak tahun 2013-2021 berjumlah 1.200. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) dari kerangka sampling yang dimiliki Populi Center. Adapun margin of error pada survei ini sebesar ±2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Tujuan survei tersebut salah satunya untuk mengetahui perkembangan politik nasional yang meliputi elektabilitas calon presiden 2024 dan elektabilitas partai politik.

Dalam survei itu, responden diberi pertanyaan, 'Sampai hari ini, apakah Anda merasa puas atau tidak puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo?". Hasilnya sebanyak 74,9 persen responden merasa puas atas kinerja Jokowi-Ma'ruf.

"Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo berada di angka 74,9 persen itu adalah akumulasi dari sangat puas 13,9 persen, puas 61 persen," kata peneliti Populi Center, Nurul Fatin Afifah, dalam konferensi pers secara daring, Senin (20/12/2021).

Adapun tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf mengalami peningkatan dibandingkan survei sebelumnya, yakni sebesar 73,1 persen. Sedangkan masyarakat yang menilai tidak puas terhadap kinerja Presiden sebesar 22,7 persen (tidak puas 20,1 persen, sangat tidak puas 2,6 persen), angka ini menurun dibanding survei sebelumnya, yakni sebesar 25 persen. Adapun masyarakat yang memilih tidak menjawab pertanyaan ini sebesar 2,4 persen.

Sementara itu, sebanyak 57,9% responden menyatakan puas terhadap kinerja pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Jokowi, dengan rincian sangat puas 6,8 persen dan puas 51,1 persen.

Lebih lanjut sebanyak 90,3% responden menilai kinerja pemerintah pusat sangat baik dalam menangani pandemi COVID-19 (sangat baik 16,1 persen, dan baik 74,2 persen). Sedangkan 9 persen responden menilai buruk (buruk 7,8 persen, dan sangat buruk 1,2 persen). Adapun sebesar 0,8 persen masyarakat yang menjawab tidak tahu/tidak jawab.

Pada pertanyaan lain, mayoritas masyarakat atau sebesar 62,8 persen mengetahui tentang berita atau informasi kemunculan varian baru virus COVID-19 Omicron, sedangkan yang tidak mengetahui sebesar 37,2 persen.

Adapun sebanyak 65,4 persen responden mengaku khawatir terhadap varian baru atau gelombang ketiga COVID-19, sedangkan yang menjawab tidak khawatir sebesar 25,2 persen. Sementara yang menjawab biasa saja sebesar 8,3 persen dan tidak tahu/tidak jawab sebesar 1,2 persen.

Pada pertanyaan lain, mayoritas responden atau sebesar 76,2 persen (sangat yakin 11,7 persen, yakin 64,5 persen) mengaku yakin terhadap antisipasi yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi gelombang ketiga virus COVID-19. Sementara yang menjawab tidak yakin sebesar 21,2 persen (tidak yakin 19,4 persen, sangat tidak yakin 1,8 persen).

(yld/gbr)