Anies: Subsidi Transportasi Umum Jakarta Meningkat 150% di Tahun 2019

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 20 Des 2021 12:48 WIB
Anies saat mengunjungi acara Pop Art Jakarta, SCBD. (Foto: Anggi/detikcom)
Anies saat mengunjungi acara Pop Art Jakarta, SCBD, kemarin. (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan angka subsidi transportasi umum di Ibu Kota melonjak 150% pada 2019 dibandingkan 2017. Anies menyebut peningkatan subsidi juga diiringi penyediaan rute yang menjangkau masyarakat.

"Angka subsidi memang meningkat, jadi meningkat 150% di tahun 2019 dibandingkan tahun 2017. Mengapa meningkat? Supaya warga bisa menggunakan kendaraan umum secara terjangkau. Apa sih terjangkau itu? Artinya terjangkau rutenya dan terjangkau harganya dan nyaman. Sehingga naik kendaraan umum rasional," kata Anies Baswedan dalam konten #daripendopo bertajuk 'Hadirkan Integrasi Dalam Bermobilitas', Senin (20/12/2021).

Anies menuturkan warga kerap menghabiskan 30% pendapatan untuk biaya transportasi. Melalui penyediaan transportasi umum, Anies berharap bisa menekan pengeluaran rumah tangga hingga 8-10%.

"Kalau 8 persen dari family spending untuk transpor, maka dia bisa nabung lebih banyak. Bayangkan, sebuah keluarga misal bapak, ibu, dan 3 anak. Waktu anak-anak kecil nggak terasa biaya transpor, ketika sudah SD, SMP, SMA baru terasa biaya transpor menyebabkan banyak dari family spending," terangnya.

Eks Mendikbud itu menegaskan sudah menjadi tugas pemerintah menyediakan layanan transportasi untuk mendukung mobilitas warga. Dia juga meyakini peningkatan subsidi transportasi umum juga diiringi oleh peningkatan tabungan masyarakat.

"Jangan dibayangkan subsidi meningkat, artinya tabungan warga meningkat mereka punya spending power lebih tinggi untuk berbagai macam urusan. Kenapa? Karena urusan mobilitas diambil alih negara. Tapi kalau negara nggak nyiapkan kendaraan umum, spending mereka harus dihabiskan untuk transpor," imbuh Anies.

(taa/mae)