ADVERTISEMENT

Prabowo Bacakan Amanat Jokowi: Apa Pun Profesinya Wajib Bela Negara

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 16:18 WIB
Menhan Prabowo Subianto (dok.Kemenhan)
Menhan Prabowo Subianto (dok. Kemenhan)
Jakarta -

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memimpin upacara memperingati Hari Bela Negara (HBN) ke-73 Tahun 2021. Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait bela negara.

Upacara dilakukan di Pelataran Monumen Tugu Api Dr.(H.C.) Ir. Soekarno di Kemhan, Jakarta, Minggu (19/12/2021). Disebutkan semangat bela negara dilakukan oleh seluruh rakyat untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kobaran semangat ini tentu berasal dari seluruh komponen bangsa mulai dari prajurit TNI, polisi, pegawai, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, santri, mahasiswa, pekerja, buruh, dan elemen rakyat yang lainnya," ujar Prabowo membacakan amanat Presiden Jokowi.

Disebutkan terdapat beberapa nilai-nilai dasar bela negara yang perlu dikembangkan oleh seluruh komponen bangsa. Di antaranya cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan negara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara.

"Sekali lagi saya mengajak kita semua menjalankan tugas dan tanggung jawab kebangsaan kita untuk ikut serta dalam bela negara, di mana pun kita berada, apa pun pendidikan kita, apa pun profesi kita, semua punya hak, semua punya kewajiban dan semua punya kesempatan yang sama untuk bela negara," tuturnya.

Selain itu, disebutkan semangat bela negara perlu diperkokoh. Terlebih untuk bahu-membahu menghadapi pandemi COVID-19.

"Perkokoh semangat bela negara dan bahu-membahu, saling bergandeng tangan dalam menghadapi pandemi COVID-19, agar kita tangguh melalui berbagai ujian, dan terus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa," tuturnya.

Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang kuat, tidak hanya perang melawan pandemi, tapi juga mampu memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah kemajuan.

"Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang kuat. Bukan hanya mampu menghadapi perang terhadap COVID-19 serta tantangan bangsa lainnya, tetapi bangsa yang mampu memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan kemajuan," tuturnya.

Selanjutnya, dalam amanatnya, Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini tidaklah mudah sehingga diperlukan daya kerja keras. Semua negara tengah berlomba-lomba dalam perang melawan COVID-19, baik dalam pengendalian virus maupun pemulihan ekonomi.

"Sebagai bangsa yang besar, kita harus tampil sebagai pemenang, kita harus optimistis. Kita harus menciptakan peluang di tengah kesulitan. Kita harus menjawab itu semua dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi di tengah pandemi COVID-19," tuturnya.

"Kita harus buktikan ketangguhan kita. Kita harus menangkan masa depan kita, dan kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa dengan semangat bela negara," sambungnya.

Diketahui, peringatan Hari Bela Negara Tahun 2021 ini mengusung tema 'Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh'. Tema ini bertujuan mengajak warga Indonesia terus mengobarkan dan mengimplementasikan sikap rela berkorban demi bangsa dan negara, serta tetap tumbuh bersama-sama untuk berjuang menuju Indonesia maju.

Upacara peringatan Hari Bela Negara di Kemhan RI dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Serta diikuti peserta terbatas dari perwakilan beberapa pejabat dan pegawai di lingkungan Kemhan.

Tonton juga Video: Hasil Survei Capres 2024 KedaiKOPI: Ganjar-Prabowo Saling Salip

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT