Pemilihan Ketua MA Digelar Besok, Sejumlah Hakim Agung Cuek

Pemilihan Ketua MA Digelar Besok, Sejumlah Hakim Agung Cuek

- detikNews
Senin, 01 Mei 2006 19:00 WIB
Jakarta - Satu hari menjelang pemilihan Ketua MA periode 2006-2011, tidak tampak perubahan suasana di Mahkamah Agung (MA). Sejumlah hakim agung yang ditemui terkesan cuek, bahkan tidak peduli dengan pemilihan tersebut."Saya agak begitu cuek dengan hal ini, karena saya tidak begitu berkepentingan. Saya juga tidak berhubungan secara langsung," ucap hakim agung Artidjo Alkostar saat ditemui di ruang kerjanya Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (1/5/2006).Menurutnya, siapapun yang menjadi Ketua MA sudah pasti memenuhi kriteria. Karena mereka siap untuk melaksanakan cetak biru pembaruan MA."Karena sudah melalui fit and proper test di DPR waktu mau jadi hakim agung, jadi siapapun yang jadi ya begitu-begitu saja," kata Artidjo.Dijelaskannya, jabatan Ketua MA tidak sama dengan jabatan pimpinan dalam lembaga politik. Ketua MA tidak bisa mempengaruhi anggotanya dalam menangani perkara."Tidak seperti lembaga kepolisian atau kejaksaan yang posisi ketuanya seperti komandan," ujarnya.Hal senada diungkapkan hakim agung Arbijoto saat ditemui di ruang kerjanya. Jabatan ketua MA sama sekali tidak akan berpengaruh banyak dengan pekerjaan hakim.Arbijoto berharap siapapun yang memangku jabatan ketua MA merupakan sosok yang mengerti akan pekerjaannya. "Jabatan struktural di MA itu justru akan menghambat hakim yang tugasnya memeriksa dan memutus perkara," cetusnya.Sementara hakim agung Djoko Sarwoko enggan berkomentar. Dia meminta semua pihak untuk mencermati proses yang terjadi besok. "Lihat saja besok," ujarnya singkat.Pada Selasa 2 mei besok, MA akan menggelar pemilihan ketua MA periode 2006-2011. Pemilihan ini akan diikuti oleh 48 hakim agung. Semua hakim agung memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih.Mekanisme pemilihan dilakukan secara langsung dengan metode 50+1. Jika sudah ada hakim agung yang mendapatkan suara 50 persen + 1, maka akan langsung ditetapkan menjadi Ketua MA. Jika belum terpenuhi, maka dua calon dengan dua urutan teratas akan maju dalam putaran kedua.Dari 48 hakim agung, Bagir Manan menjadi calon terkuat untuk kembali menduduki jabatan Ketua MA. Bagir yang seharusnya masa jabatan ketua MA-nya habis dan masa pensiunnya jatuh pada tahun ini, bersama 10 hakim agung lainnya pada bulan Juni 2005 memperpanjang masa pensiunnya hingga tahun 2008 atau pada usia 67 tahun.Selain menggelar pemilihan ketua, tahun ini MA juga berencana mengganti 3 hakim agung yang sudah dan akan masuk masa pensiun. Ketiga hakim adalah Chairani A Wani, Arbijoto, dan Usman Karim. (bal/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait