Ini Pengakuan Pelaku Tabrak Lari Bikin Korbannya Terkapar-Dicuekin Polantas

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 16:57 WIB
Tangkapan layar video viral mobil Polantas hanya lewat saat korban kecelakaan terkapar di jalanan di Bulukumba, Sulsel. (dok. Istimewa)
Tangkapan layar video viral mobil Polantas hanya lewat saat korban kecelakaan terkapar di jalanan di Bulukumba, Sulsel. (Dok. Istimewa)
Bulukumba -

Polisi menangkap pria berinisial BI (40), pelaku tabrak lari terhadap Nur Afni (19), mahasiswi yang hanya ditinggal lewat polisi lalu lintas (polantas) Aiptu MM saat terkapar di jalanan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepada polisi, BI mengaku sama sekali tidak merasakan pada saat menabrak korban.

"Pengakuannya dia tidak rasa kalau dia yang serempet korban," ungkap Kanit Lakalantas Polres Bulukumba Iptu Rahman Mubin saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/12/2021).

Iptu Rahman mengungkapkan, pada saat kejadian di Jalan Poros Bulukumba-Sinjai, Sabtu (11/12), pukul 16.00 Wita, Nur Afni awalnya mengendarai sepeda motor seorang diri. Selanjutnya Nur Afni tiba-tiba out control atau mengalami kehilangan keseimbangan.

"Tiba-tiba hilang kendali dan terjatuh sendiri sehingga pengendaranya terlempar ke badan jalan jalur sebelah kanan hingga diserempet oleh sebuah sepeda motor dikendarai oleh lelaki BI yang bergerak dari arah utara ke selatan atau dari arah berlawanan," kata Iptu Rahman.

"Namun pengakuan dari terduga bahwa ia tidak merasakan bahwa pengendara sepeda motor korban bersentuhan dengan sepeda motor yang dikendarainya saat kejadian," imbuhnya.

Iptu Rahman mengatakan pada dasarnya motor korban yang mengarah ke kendaraan BI akibat kehilangan keseimbangan. Alhasil, korban diserempet BI.

Meski BI mengaku tak merasakan sesuatu tak menyerempet korban, polisi masih tetap mendalami kasus ini. Sebab, terdapat saksi yang melihat BI sempat menabrak korban sesudah motornya kehilangan.

"Ada saksi yang lihat atas nama Zulkifli yang jarak 10 meter dari posisi korban, bahwa memang motor (milik BI) yang mengenai kepala korban (sesudah out control)," jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, Nur Afni lantas merasakan sejumlah luka-luka, termasuk ada luka robek di kepala dan harus diberi jahitan.

"Jadi dia sebenarnya kasihan juga, tapi namanya kecelakaan tidak ada yang minta-minta," pungkas Iptu Rahman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nur Afni mengendarai sepeda motor seorang diri di Jalan Poros Kabupaten Bulukumba-Sinjai, Kecamatan Bulukumba, pada Sabtu (11/12).

Saat berkendara, Nur Afni kehilangan kontrol sehingga terjatuh dan ditabrak BI yang melaju dari arah berlawanan.

Namun yang sempat menyita perhatian itu bukan kasus tabrak lari Nur Afni, melainkan seorang polisi lalu lintas (polantas), Aiptu MM, yang melintas di lokasi kejadian saat Nur Afni terkapar.

Aiptu MM kemudian menjadi viral karena dia yang mengendarai mobil PJR justru hanya lewat di samping korban kecelakaan. Perkara itu bahkan berbuntut panjang karena Aiptu MM dicopot dan diperiksa Propam Polda Sulsel hingga kini menunggu sidang disiplin.

Simak video 'Heboh Mobil Polantas di Sulsel Cuek Saat Korban Tabrak Lari Terkapar':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)