ADVERTISEMENT

Kapolri Bicara Postur Kepemimpinan Polri: Melayani, Bukan Dilayani

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 16:48 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri mengawasi para kepala satuan di tingkat markas besar (mabes) hingga polda. Sigit ingin mewujudkan postur kepemimpinan yang melayani, bukan dilayani.

"Beberapa hal yang tentunya saya titipkan kepada rekan-rekan untuk ikut mengawasi secara langsung, adalah bagaimana kita mewujudkan postur kepemimpinan," ujar Listyo saat Rapat Koordinasi, Analisis, dan Evaluasi (Rakor Anev) Itwasum Polri 2021, yang disiarkan di YouTube Divisi Humas Polri (17/12/2021).

"Sebagaimana salah satu tugas rekan-rekan, pengawasan terhadap kepemimpinan. Bagaimana anggota-anggota kita, teman-teman kita, mampu melaksanakan kepemimpinan yang diharapkan," sambung Sigit.

Sigit berbicara soal kepemimpinan yang melayani bukan dilayani. Dengan demikian, menurut dia, visi dan misi organisasi dapat tercapai.

"Pemimpin itu harus mampu memberikan pelayanan ya, untuk bisa membawa dan mencapai visi dan misi organisasi. Seseorang pemimpin harus sering turun ke lapangan," ujar Sigit.

"Sehingga dia betul-betul memahami situasi yang terjadi di lapangan, sehingga pada saat mengambil keputusan, maka keputusannya tidak salah," lanjut mantan Kabareskrim Polri ini.

Kepada bawahan, Sigit mengarahkan, pimpinan harus punya sikap melayani. Salah satu wujudnya dengan memahami kendala atau kesulitan yang sedang dihadapi anggota.

"Demikian juga pemimpin harus melayani kondisi anggotanya, kesulitannya sehingga kemudian pada saat kita memberikan penugasan terhadap anggota kita tidak keliru," tutur Sigit.

Sigit menekankan ulang kepada jajaran Itwasum Polri untuk mengawasi gaya jajaran pimpinan di mabes hingga wilayah. Sigit pun berulang kali menekankan soal kepemimpinan yang melayani, bukan dilayani.

"Tolong bantu untuk mengawasi terhadap budaya-budaya kepemimpinan yang keliru. Harapan saya adalah bagaimana kepemimpinan ini menjadi kepemimpinan yang melayani bukan pemimpin yang dilayani," jelas mantan Kapolda Banten ini.

"Jadi, tolong ini saya dibantu mengawasi apakah di polda-polda apakah di Mabes hal ini sudah berjalan dan ini adalah peran dari rekan-rekan," pungkas dia.

(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT