Tanggul Jebol, Warga Pondok Petir Depok Keluhkan Aktivitas Terganggu

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 15:46 WIB
Tanggul Jebol di Depok
Tanggul Jebol di Depok (Nahda/detikcom)
Depok -

Tanggul Kali Angke 5 yang berada di Perumahan Griya Yudha Garuda, Pondok Petir, Bojongsari, Depok jebol. Puluhan rumah sempat kebanjiran akibat tanggul jebol.

Lurah Pondok Petir, Suhendar, mengatakan Kamis (16/12/2021) sore hujan cukup lebat sehingga tanggul tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Suhendar juga mengatakan kondisi tanggul memang kurang kokoh.

"Jadi kejadiannya kemarin sore sekitar jam 5, hujan cukup lebat. Jadi tanggul yang ada di atas perumahan Griya Yudha ini memang kondisinya kurang kokoh," kata Suhendar di Perumahan Griya Yudha Garuda, Jumat, (17/12).

"Ternyata di dalamnya banyak yang rapuh dan bolong-bolong. Kebetulan sore itu hujan deras tidak mampu menampung debit air yang ada sehingga tanggul tersebut jebol," sambungnya.

Suhendar mengatakan, saat tanggul jebol, air memasuki wilayah Perumahan Griya Yudha Garuda. Akibatnya, Perumahan Griya Yudha Garuda terendam banjir sekitar 50 cm.

"Kemarin sedengkul saya kurang-lebih 50 cm pas tanggul udah jebol," jelas Suhendar.

Tanggul Jebol di DepokTanggul Jebol di Depok (Nahda/detikcom)

Pada pukul 19.00 WIB, air yang menggenangi Perumahan Griya Yudha Garuda sudah surut. Namun lumpur serta bahan-bahan material akibat tanggul jebol mengganggu aktivitas warga.

"Secara berangsur surut dan sekitar pukul 19.00 air sudah surut. Menyisakan lumpur, bahan-bahan material yang sangat mengganggu aktivitas warga karena warga tidak bisa keluar rumah," tutut Suhendar.

Pihak Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok mengerahkan satu unit spider backhoe. Hal itu bertujuan mengeruk lumpur dan sisa-sisa bahan material.

Sementara itu, Adis (36), warga Perumahan Griya Yudha Garuda, mengaku kaget melihat kejadian tanggul yang berada di wilayah rumahnya jebol. Adis bercerita, saat itu warga berteriak minta tolong lantaran air yang mengalir sangat deras akibat tanggul jebol.

"Lagi di dalam terus ditelepon sama orang depan katanya airnya ngalirnya deras banget udah gitu kok hujannya deres banget nggak kaya biasanya, terus pas kita keluar ramai-ramai pertama awalnya pohon rambutan itu jebol," kata Adis.

"Teriak-teriak minta tolong sama orang-orang setelah kurang-lebih 10 menit tanggul yang sebelahnya jebol besar sekali, baru semua orang keluar," sambungnya.

(knv/knv)