ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Awal Mula Pencabulan 3 Siswi Magang di Kelurahan Jombang

Khairul Ma'aarif - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 15:09 WIB
A young woman protects herself by hand
Foto: iStock
Jakarta -

Polres Tangerang Selatan menetapkan SA (54), seorang pegawai honorer Kelurahan Jombang, sebagai tersangka pencabulan tiga siswi SMK magang. SA, yang kala itu sedang bertugas sebagai mentor para korban, malah tega berbuat cabul.

"Jadi pelaku ini mentor ketiga siswi magang ini. Jadi saat sedang mengajari ketiga korban, pelaku ambil kesempatan sambil pegang-pegang tiga korban," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra saat dihubungi, Jumat (17/12/2021).

Aldo mengatakan tersangka berbuat cabul dengan cara menyentuh area sensitif tubuh korban. Parahnya, perbuatan cabul itu dilakukan SA sewaktu masih berada di kantor Kelurahan Jombang.

"Tersangka juga sudah mengakui dia melakukan perbuatan cabul pada saat para siswinya melaksanakan magang di Kantor Kelurahan Jombang. Pelaku melakukan perbuatan cabul dengan memegang daerah-daerah sensitif para siswi magang tersebut," ungkap Aldo.

SA mengaku kepada polisi bahwa aksi bejatnya sudah sering dia lakukan bahkan sampai berulang-ulang. Ketiga korban itu pun kini mengalami trauma.

"Sering. Betul, sering dia melakukannya. Jadi cerita ke sekolah kalau mereka itu trauma magang di Kelurahan Jombang karena mentornya itu melakukan cabul secara berulang-ulang. Ternyata siswi ini trauma untuk magang di kelurahan. Laporlah ke sekolah ketiganya ini," ungkapnya.

Lebih lanjut Aldo mengatakan pihaknya kini tengah menelusuri terkait adanya dugaan tersangka kerap mengirimkan video porno kepada para korban. Pelaku kini dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

"Masih kita dalami sementara dari salah satu keterangan saksi (soal kerap kirim video porno), namun dihapus semuanya dari yang menerima," jelas Aldo.

(rak/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT