Rice Beda Pendapat Dengan Bush Soal Lagu Kebangsaan AS
Senin, 01 Mei 2006 16:31 WIB
Washington - Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Condoleezza Rice terang-terangan menentang pendapat atasannya, Presiden George W Bush. Dikatakan Rice, dirinya bisa menerima jika lagu kebangsaan AS dinyanyikan dalam bahasa Spanyol.Komentar ini jelas-jelas berbeda dengan Presiden Bush yang mengecam keras isu lagu kebangsaan berbahasa Spanyol tersebut. Topik ini tengah menjadi pembicaraan hangat di sejumlah stasiun radio di Amerika. Menurut Rice, dirinya tidak kesal ataupun tersinggung jika mendengar lagu "The Star-Spangled Banner" dinyanyikan dalam bahasa Spanyol.Dikatakan Rice, dirinya juga sudah pernah mendengar lagu kebangsaan tersebut dinyanyikan dengan berbagai cara. "Saya telah mendengar lagu kebangsaan ini dalam versi rap, country, versi klasik," ujar Rice pada CBS seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (1/5/2006)."Dari sudut pandang saya, orang-orang yang mengekspresikan diri mereka sebagai cara untuk menjadi warga Amerika tersebut adalah hal yang baik," katanya. "Menurut saya, kita lebih perlu fokus ke kebijakan imigrasi yang komprehensif dan yang mengakui hukum kita dan kemanusiaan kita," tandas petinggi Gedung Putih itu.Sebelumnya, Bush melontarkan pernyataan berbeda atas isu lagu kebangsaan AS berbahasa Spanyol itu. "Saya pikir lagu kebangsaan harus dinyanyikan dalam bahasa Inggris. Dan menurut saya, orang yang ingin menjadi warga negara bangsa ini harus mempelajari bahasa Inggris dan mereka harus belajar menyanyikan lagu kebangsaan dalam bahasa Inggris," tegas Bush beberapa hari lalu.Topik ini menghangat setelah perilisan kaset rekaman berjudul "Nuestro Himno" atau "Lagu Kebangsaan Kami", versi berbahasa Spanyol yang menampilkan beberapa seniman terkenal Hispanik.
(ita/)











































