Muncul Fenomena Kasus Viral Lalu Baru Diusut, Kapolri Minta Ada Evaluasi

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 17 Des 2021 13:52 WIB
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya sama-sama melakukan evaluasi di tengah banyaknya persepsi masyarakat terhadap Polri. Persepsi masyarakat yang dimaksud Sigit itu dengan munculnya sejumlah tagar bernada satire kepada polisi.

"Saat ini muncul 'No Viral No Justice', jadi kalau tidak diviralkan maka hukum tak berjalan. Mereka membuat suatu perbandingan bagaimana kasus yang dimulai diviralkan, dibandingkan kasus yang dimulai dengan dilaporkan dalam kondisi biasa, mereka melihat bahwa yang diviralkan kecenderungannya akan selesai dengan cepat. Ini tentunya adalah fenomena yang harus kita evaluasi kenapa ini bisa terjadi," ujar Sigit saat bicara di acara Rakor Anev Itwasum Polri 2021 yang disiarkan di YouTube Divisi Humas Polri, Jumat (17/12/2021).

Dia mengatakan saat ini yang melekat di pikiran masyarakat adalah setiap laporan ke polisi, jika tidak viral maka tidak akan ditangani polisi. Menurut Sigit, jajarannya harus mengubah citra kepolisian di masyarakat.

"Bahkan yang terakhir, muncul fenomena 'Viral No Justice', jadi ini kemudian sudah melekat di masyarakat, bahwa harus viral karena kalau tak viral maka proses tak akan berjalan dengan baik," lanjutnya.

Meski begitu, Sigit juga mengingatkan agar seluruh polisi menerima apapun kritik dari masyarakat. Dia menilai setiap kritik masyarakat adalah saran agar Polri menjadi lebih baik.

"Di satu sisi kita harus terima semua persepsi masyarakat sebagai bagian evaluasi, bagian kritik terhadap kita dan tentunya ini adalah waktunya kemudian kita memperbaiki berbenah untuk kemudian melakukan hal lebih baik untuk memenuhi harapan masyarakat. Namun fenomena-fenomena ini tentunya menjadi bagian dari tugas rekan-rekan untuk mengevaluasi di sisi mana yang masih kurang terkait perjalanan organisasi kita, baik secara manajemen atau secara perilaku individu sehingga kemudian ini harus kita perbaiki," pungkasnya.

(zap/dhn)