Ma'ruf Amin Harap Pelatihan Vokasi Award 2021 Genjot Kompetensi SDM

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 18:44 WIB
Wapres Maruf Amin
Foto: Dok. Setwapres
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyambut baik inisiatif Pelatihan Vokasi Award (PVA) 2021 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ini dilakukan untuk mendorong peningkatan kualitas SDM dan produktivitas tenaga kerja.

"Saya ingin menyampaikan selamat kepada sejumlah pihak, khususnya Kemnaker, atas penyelenggaraan penganugerahan PVA untuk pertama kalinya ini. Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada nominasi dan Dewan Juri yang telah bekerja sebaik-baiknya untuk pelatihan vokasi di Indonesia lebih baik, " ujar Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulis, Kamis (16/12/2021).

Ia menilai anugerah PVA 2021 yang diberikan kepada 38 nominasi untuk 10 kategori serta Insan dan Mitra Pelatihan Vokasi. Hal ini merupakan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas SDM nasional.

"Saya berharap Pelatihan Vokasi Award ini terus dikembangkan dan berkelanjutan untuk memastikan peningkatan kompetensi SDM nasional yang lebih baik ke depan," katanya.

Menghadapi masa depan yang diiringi dengan berbagai perkembangan, Ma'ruf Amin berharap semua pihak bisa lebih siap dan sinergis meningkatkan produktivitas dan daya saing SDM Indonesia. Ia pun mengaitkan hal ini dengan pandemi COVID-19 di seluruh dunia yang datang bersamaan dan akan hilang secara bersamaan pula.

"Pada saat itulah babak baru kompetisi global akan dimulai, mari bersama-sama berupaya agar SDM kita menjadi pemenangnya," katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Ia memberikan apresiasi kepada Lembaga, Insan dan Mitra Pelatihan Vokasi yang telah bekerja keras memberikan bekal kepada calon tenaga kerja.

Tentunya dengan membekali berbagai keterampilan sesuai kebutuhan pasar dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Peningkatan kualitas SDM sendiri merupakan prioritas pembangunan Presiden Joko Widodo. Tujuannya agar bangsa Indonesia mampu bersaing di era globalisasi dan revolusi industri 4.0.

Oleh sebab itu, kata dia, Presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahan selalu mendorong revitalisasi vokasi di sektor pendidikan vokasi maupun sektor pelatihan vokasi.

"Revitalisasi dan pelatihan vokasi dimaksudkan untuk menghasilkan SDM Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai sesuai kebutuhan DUDI sehingga lulusan pelatihan kerja tersebut dapat bekerja di berbagai lapangan kerja sesuai dengan kemampuan yang tepat dan keahlian berpresisi tinggi, dan berimbas pada pendapatan yang tinggi, " kata Muhadjir. (ncm/ega)