Anies Baswedan Terbitkan Kepgub DKI Lengkap soal PPKM Nataru

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 16:46 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1473 Tahun 2021. Dalam Kepgub itu, DKI bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga libur Natal dan tahun baru usai.

Kepgub DKI Jakarta tersebut ditandatangani Anies pada 13 Desember 2021. Kepgub berlaku selama 21 hari.

"Menetapkan PPKM level 1 COVID-19 selama 21 hari terhitung sejak tanggal 14 Desember 2021 sampai dengan tanggal 3 Januari 2022," demikian bunyi Kepgub yang dilihat pada Kamis (16/12/2021).

Kepgub DKI Jakarta itu menjelaskan, khusus periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, berlaku pembatasan kegiatan saat Nataru sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Salah satunya melarang acara perayaan tahun baru di dalam mal atau pusat perbelanjaan karena berpotensi menimbulkan kerumunan. Selain itu, diberlakukan perpanjangan jam operasional mal menjadi pukul 09.00-22.00 WIB dengan kapasitas maksimal 75%.

Sebagaimana diketahui, pemerintah membatalkan aturan PPKM level 3 selama periode Natal dan tahun baru 2022 (Nataru). Meski begitu, ada sejumlah peraturan yang diberlakukan untuk menggantikan PPKM Level 3 yang tertuang di dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021.

Inmendagri ini diteken langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada 9 Desember lalu. Aturan yang dimuat berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Instruksi menteri ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022 dan pada saat Instruksi Menteri Dalam Negeri ini berlaku Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," demikian ditegaskan dalam aturan tersebut.

Lihat juga Video: Omicron Masuk RI, Puan Minta Pemerintah Pertimbangkan Aturan Nataru

[Gambas:Video 20detik]



(taa/aud)