Merasa Istana Tak Penuhi Tuntutan Revisi UU Dana Desa, Apdesi Geser ke DPR

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 15:55 WIB
Massa aksi Apdesi bergerak dari kawasan Monas menuju Gedung DPR/MPR untuk menyampaikan tuntutan revisi UU Dana Desa, Kamis (16/12/2021).
Massa aksi Apdesi bergerak dari kawasan Monas menuju gedung DPR/MPR untuk menyampaikan tuntutan revisi UU Dana Desa. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Massa dari Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) bergeser ke gedung MPR DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus), untuk menyampaikan tuntutan mereka terkait revisi UU Dana Desa. Apdesi menyebut pihak Istana tak dapat memenuhi tuntutan mereka.

"Presiden tidak ditempat, dia tidak memenuhi tuntutan kita. Kita nggak perlu lama-lama. Kita pergi ke gedung DPR MPR, kita ngadu ke beliau. Kita langsung ke sana, pergi ke gedung MPR DPR," kata Ketua Umum DPP Apdesi, Surta Wijaya, dari atas mobil komando, Kamis (16/12/2021).

Pantauan detikcom di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, pukul 15.07 WIB, massa bergerak menuju bahu jalan di kawasan Patung Kuda. Sementara ruas jalan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat ditutup dan kendaraan dari arah Jalan MH Thamrin ke Monas dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan.

"Maju, maju, maju," ujar massa aksi di lokasi.

Tampak koordinator massa aksi Apdesi dan dan pihak kepolisian melakukan koordinasi terkait perpindahan lokasi aksi. Lalu lintas di sekitar lokasi pun tampak macet.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengky Haryadi mengatakan massa aksi boleh bergerak ke gedung DPR MPR RI. Namun Hengky memberi syarat yakni massa tidak boleh long march.

"Silakan, tapi dengan satu syarat tidak boleh long march," tegas Hengky kepada koordinator.

Surta Wijaya mengimbau massa aksi agar mengikuti arahan kepolisian dan bergerak ke gedung DPR-MPR RI menggunakan kendaraan. Dia menegaskan tak bertanggung jawab atas peserta demo yang tak ikut arahan polisi.

"Hari ini kita ke DPR RI pakai kendaraan. Kalau kawan-kawan memaksakan long march silakan, tapi kami koordinator tidak bertanggung jawab," ucap dia.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.