Dear Calon Penumpang, Catat Nih Lokasi Antigen untuk Perjalanan KA Jarak Jauh

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 09:49 WIB
Ilustrasi tes antigen di stasiun kereta api jarak jauh wilayah KAI Daop 1 Jakarta
Ilustrasi tes antigen di stasiun kereta api jarak jauh wilayah KAI Daop 1 Jakarta (Dok. KAI Daop 1 Jakarta)
Jakarta -

Calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang akan menggunakan layanan rapid test antigen di stasiun diimbau untuk memperhatikan waktu dan jam layanan di tiap stasiun. Calon penumpang diimbau menyesuaikan waktu keberangkatannya dengan jadwal layanan tes antigen yang ada di tiap stasiun.

"PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta kembali menghimbau kepada calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang akan memanfaatkan layanan rapid test antigen di stasiun untuk memperhitungkan waktu dan jam layanan di masing-masing stasiun," kata Kahumas Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangannya, Kamis (16/12/2021).

Diketahui layanan rapid test antigen telah tersedia di 5 stasiun wilayah Daop 1 Jakarta untuk membantu calon penumpang melengkapi syarat perjalanannya dengan harga Rp 45 ribu. Layanan tes di stasiun tersebut dikhususkan bagi pelanggan kereta api jarak jauh yang telah memiliki tiket KA atau kode booking yang telah terbayar lunas.

Berikut ini daftar 5 stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta yang menyediakan layanan rapid test antigen:
- Stasiun Gambir: 06.00 sd 21.00 WIB
- Stasiun Pasar Senen: 05.30 sd 21.00 WIB
- Stasiun Bekasi: 09.00 sd 18.00 WIB
- Stasiun Karawang: 08.30 sd 17.30 WIB
- Stasiun Cikampek: 09.30 sd 18.30 WIB

Adapun masa berlaku hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Hal tersebut sesuai dengan SE Kementerian Perhubungan Nomor 97 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 pada 2 November 2021.

Bagi pelanggan KA yang membawa hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dari luar stasiun untuk naik KA Jarak Jauh yang masih berlaku tetap akan diterima pada saat boarding.

Sementara pengguna yang sudah memiliki tiket tapi pada saat melakukan pemeriksaan memiliki hasil positif tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan bea tiket akan dikembalikan 100 persen.

Calon penumpang kereta api jarak jauh diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, dan menggunakan hand sanitizer.

"Pelanggan juga harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius," kata Eva.


Inmendagri Terbaru: Ketentuan Perjalanan Luar Daerah

Inmendagri terbaru perlu dijadikan perhatian oleh masyarakat khususnya bagi para pelaku perjalanan luar daerah. Dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021, disebutkan ketentuan bagi yang hendak melakukan perjalanan keluar daerah, yaitu:

1. Menggunakan aplikasi PeduliLindungi

2. Memenuhi persyaratan perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum:
- Wajib vaksin dosis 1 dan 2
- Rapid test antigen 1x24 jam
- Orang yang belum divaksinasi dan tidak bisa di vaksin dengan alasan medis dilarang bepergian jarak jauh.

3. Syarat perjalanan jarak jauh menggunakan transportasi publik secara teknis diatur lebih lanjut oleh Satgas Penanganan COVID-19 Nasional; dan

4. Dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua) yang positif COVID-19, maka melakukan isolasi mandiri atau isolasi pada tempat yang telah disiapkan pemerintah untuk mencegah adanya penularan, dengan waktu isolasi sesuai dengan prosedur kesehatan serta melakukan tracing dan karantina kontak erat.

Simak Video 'Catat! Poin Terbaru dalam Syarat Perjalanan Selama Nataru':

[Gambas:Video 20detik]

(yld/idn)