ADVERTISEMENT

Fakta-fakta Kerusakan Akibat Gempa M 7,4 Larantuka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Des 2021 07:11 WIB
Kerusakan akibat gempa M 7,4 NTT di Pulau Jampea, Selayar, Sulsel. (dok. Istimewa)
Foto: Kerusakan akibat gempa M 7,4 NTT di Pulau Jampea, Selayar, Sulsel. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Gempa bumi magnitudo 7,4 yang terjadi di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat sejumlah bangunan ambruk. Rumah, menara masjid, sekolah hingga gedung rumah sakit menjadi bangunan yang terdampak gempa magnitudo 7,4 itu.

Awalnya, magnitudo gempa di Larantuka dilaporkan 7,5. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) beberapa saat kemudian memutakhirkan, sehingga magnitudo gempa tersebut turun menjadi 7,4.

Sejak awal gempa dilaporkan, BMKG sudah mengeluarkan peringatan tsunami. Di mana, pusat gempa magnitudo 7,4 tersebut berada pada koordinat 7,59 lintang selatan dan 122,26 bujur timur.

Titik pusat gempa tersebut berjarak 112 kilometer sebelah barat laut Larantuka. Kedalaman gempa magnitudo 7,4 tersebut hanya 12 kilometer.

Kerusakan akibat gempa tersebut, setidaknya tersebar di dua titik, yakni Pulau Bonerate di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, serta di Larantuka sendiri.

Berikut fakta-fakta kerusakan akibat gempa magnitudo 7,4 di Larantuka:

Menara Masjid di Patah

Menara sebuah masjid Pulau Bonerate patah karena tak kuat menahan guncangan akibat gempa magnitudo 7,4 itu. Selain menara masjid, sejumlah bangunan di sana juga runtuh.

"Untuk kondisi di Pulau Bonerate itu, ada beberapa wilayah yang kena dampak gempa. Ada bangunan runtuh, menara masjid patah," kata petugas SAR Selayar, Mukti Ali, saat dihubungi, Selasa (14/12/2021).

Sesaat setelah dampak kerusakan dilaporkan, belum ada informasi perihal ada-tidaknya korban. Petugas SAR memastikan rumah yang runtuh tidak berpenghuni.

Kerusakan akibat gempa M 7,4 NTT di Pulau Jampea, Selayar, Sulsel. (dok. Istimewa)Kerusakan akibat gempa M 7,4 NTT di Pulau Jampea, Selayar, Sulsel. (dok. Istimewa)

Sekolah Roboh

Selain menara masjid dan rumah, kerusakan juga menimpa sebuah sekolah di Kepulauan Selayar. Ada bangunan sekolah dasar (SD) yang roboh di sana.

"Bangunan yang roboh itu ada juga rumah, ada menara masjid patah, sekolah roboh, SD kalau nggak salah," ungkap Mukti Ali.

Di Kepulauan Selayar, ada tiga kecamatan yang terdampak getaran gempa. Tiga kecamatan dimaksud, yakni Pasimarannu, lalu Pasimarannu Timur dan Kecamatan Pasilambena.

Dua fakta lainnya ada di halaman berikutnya.

Simak Video 'Update Dampak Gempa M 7,4 di NTT: 346 Rumah Rusak':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT