Kapolda NTB Dapat Penghargaan dari KAHMI: Kritik Kami Agar Lebih Baik

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 15 Des 2021 06:37 WIB
Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Mohammad Iqbal
Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Mohammad Iqbal (kanan) (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Mohammad Iqbal meminta mahasiswa terus mengawasi kinerja kepolisian di jajaran Polda NTB. Iqbal mengaku kritik agar kepolisian bekerja lebih baik sangat dibutuhkan.

"Beberapa kali aksi demonstrasi mahasiswa di NTB, kami selalu turun langsung mendengar aspirasi mereka. Kami juga mengharapkan adik-adik mahasiswa tetap kritis, tetapi dengan konteks kepentingan yang baik, serta kebaikan dan keutuhan negara ini," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/12/2021).

Hal itu disampaikan dia usai menerima penghargaan dari Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Akbar Tanjung di Lombok Barat, Senin (13/12). KAHMI menilai Iqbal sebagai sosok polisi yang dekat dan komunikatif aktivis serta mahasiswa, termasuk kelompok Cipayung Plus.

"Penghargaan yang diberikan kepada Irjen Mohammad Iqbal oleh KAHMI NTB atas restu Bapak Akbar Tanjung selaku Ketua Dewan Penasihat Kahmi yang juga sebagai salah satu tokoh pendiri Kelompok Cipayung," ujar Koordinator Presidium MW NTB, Didik Sumardi.

Didik menyebut Iqbal kerap merangkul Kelompok Cipayung yang diisi HMI, PMII, GMKI, PMKRI, HIKMABUDHI, KMHDI, IMM, KAMMI, HIMA PERSIS, PII, dan LMND.

"Beliau dinilai memiliki pola komunikasi yang sangat baik dengan semua pihak. Beberapa event penting di NTB juga berhasil dikawal dengan baik, di antaranya pengendalian Covid-19 19, giat vaksinasi,Pilkada, World Superbike, dan lain-lain," jelas Didik.

Kembali ke Iqbal, dia menuturkan mahasiswa adalah bagian dari keseharian Polri dalam menjalankan tugas. Karena mahasiswa kerap menyampaikan aspirasi masyarakat, lanjut Iqbal, maka polisi harus menjalin hubungan dekat agar mengerti permasalahan masyarakat di wilayah hukumnya.

"Elemen mahasiswa juga kami kenal sebagai perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka. Hubungan itulah yang membuat kami di kepolisian harus dekat dengan mahasiswa," tutur Iqbal.

Iqbal melanjutkan, hubungan baik antara Polri dan mahasiswa sejalan dengan perintah Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kepala satuan wilayah (kasatwil) proaktif mendengar aspirasi masyarakat sebagai implementasi dari konsep Presisi.

(aud/jbr)