Pendamping Ungkap Korban Pelecehan Dosen UNJ Lebih dari 10 Orang!

ADVERTISEMENT

Pendamping Ungkap Korban Pelecehan Dosen UNJ Lebih dari 10 Orang!

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 13 Des 2021 13:50 WIB
Kampus UNJ Dok: Situs resmi UNJ
Kampus UNJ (Dok. Situs resmi UNJ)
Jakarta -

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tengah mengusut dugaan pelecehan seksual via chat yang dilakukan dosen berinisial DA kepada mahasiswinya. Diduga dosen DA juga melakukan pelecehan via verbal. Korbannya lebih dari 10 orang.

Hal ini diungkap oleh SPACE UNJ yang menjadi pendamping para korban. SPACE UNJ adalah sebuah organisasi mahasiswa untuk kesetaraan gender dan anti-diskriminasi di UNJ. SPACE UNJ sudah menerima laporan terkait pelecehan oleh dosen DA sejak 2019. Korbannya pun lebih dari 10 orang.

"Sebetulnya laporan terkait dosen DA ini sudah dari tahun 2019. Dan nggak satu korban tapi lebih dari 10 orang," kata Koordinator SPACE UNJ, Aprilia, kepada wartawan, Senin (13/12/2021).

Selain via chat, dosen DA dilaporkan melakukan pelecehan seksual secara verbal. Bahkan ada yang dilakukan via SMS. Bentuk pelecehan ini berupa ajakan menikah hingga ajakan untuk tidur.

"Selain via chat, dosen DA ini juga melakukan pelecehan seksual itu secara verbal. Setiap kali kelas atau setiap kali mahasiswinya lagi bimbingan. Dosen DA ini sering banget chat via WhatsApp atau dulu bahkan ada angkatan tahun 2007 itu yang dikirim SMS gitu. Isinya sama kayak yang di WhatsApp, kayak ngajakin nikah terus bahkan ada yang diajakin tidur atau dipaksa suruh cium," tuturnya.

Aprilia juga mengatakan para korban mengaku sering diancam tidak diluluskan oleh dosen DA. Ancaman ini dikeluarkan DA jika si korban tak mau memenuhi keinginannya.

"Dosen DA sering banget menggunakan kekuasaannya sebagai dosen untuk mengancam mahasiswi yang nggak mau menuruti apa yang dia inginkan. Misalkan korbannya ini nggak mau datang ke rumahnya, atau diajakin jalan, atau nggak mau tidur bareng dia. Ini nilainya sengaja nggak diluluskan di mata kuliah itu," ungkapnya.

Dia mengungkap bahwa dosen DA ini mengajar di Fakultas Teknik Jurusan Tata Rias. SPACE UNJ saat ini masih membuka hotline untuk para korban dosen DA yang ingin melapor. Selain itu, SPACE UNJ juga masih terus mengumpulkan bukti-bukti yang akan diserahkan kepada pihak kampus.

"Dosen ini DA dari fakultas teknik jurusan tata rias. Kalau dari SPACE UNJ ini dari tahun kemarin memang kita mengumpulkan data melalui hotline. Kita membuka hotline, terutama korbannya DA. Kita juga mengumpulkan bukti-bukti ke pihak kampus," ujar Aprilia.

Lihat juga Video: Polisi Sebut Dosen Unsri Reza Kirim Suara Desahan ke Mahasiswi

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT