Kapolres Jaktim Sebut Aipda Rudi Tak Maksud Tolak Laporan: Lebih ke Bercanda

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 13 Des 2021 13:22 WIB
Kapolres Jaktim Kombes Erwin Kurniawan menjelaskan soal mobil Fortuner berpelat dinas Polri 351-00
Kapolres Jaktim Kombes Erwin Kurniawan (Dok.istimewa)

Polda Metro Minta Maaf

Polda Metro Jaya meminta maaf atas kejadian itu. Polda Metro memastikan menindak tegas oknum polisi yang menolak laporan tersebut.

"Kami menghaturkan maaf atas pelayanan dan perilaku anggota kami yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Senin (13/12).

Zulpan menegaskan bahwa polisi tidak boleh menolak laporan dari masyarakat. Polisi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Siapa saja yang membuat laporan ke depan saya pastikan tidak ada lagi anggota polisi Polsek Pulogadung yang seperti itu. Karena sudah jelas ditekankan oleh Bapak Kapolri bahwa seorang polisi harus bersikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Polda Metro Jaya akan melakukan evaluasi terhadap personel. Ke depan, Polda Metro Jaya juga akan melakukan pengawasan.

"Ke depan kami akan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap oknum-oknum polisi yang bertindak semena-mena," tambahnya.

Sebelumnya viral korban perampokan di Jaktim menolak laporannya di Polsek Pulogadung. Tidak hanya itu, si polisi tersebut juga menegur korban soal banyaknya ATM yang dimiliki korban yang dirampok pelaku.

"Saat saya ditanya-tanya oleh polisi, dia justru menyarankan saya pulang untuk menenangkan diri, dan percuma kalau mau dicari juga," tulisnya postingan tersebut.

Korban justru merasa malah kena tegur polisi karena mengambil uang tunai dalam jumlah banyak di ATM. Korban menyebut si polisi bicara dengan nada tinggi.

"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya 'lagian Ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot. Apalagi banyak potongan biaya admin juga, dengan nada bicara tinggi," ujarnya.


(mea/bar)