Dapat Rekomendasi BNPB, Mulan Jameela-Keluarga Kerja DPR atau Liburan?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Des 2021 12:07 WIB
Mulan Jameela
Mulan Jameela (Instagram: @mulanjameela1)
Jakarta -

Anggota DPR Fraksi Gerindra, Mulan Jameela, dan suaminya, Ahmad Dhani, serta anak-anaknya mendapat rekomendasi dari BNPB untuk melakukan karantina mandiri usai pulang dari Turki. Lantas, dalam rangka apa Mulan sekeluarga pergi ke Turki?

Pemberian rekomendasi karantina mandiri itu diungkap Komandan Satgas Udara Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta, Kolonel Agus Listiyono. Agus mengatakan Mulan dan keluarganya memang mendapat rekomendasi untuk menjalani karantina di rumahnya.

"Kalau itu di surat karantina dari BNPB nomornya lupa saya yang saya approve tanggal 5 (Desember) itu disebutkan bahwa ibu Raden Wulan Sari atau ibu Mulan Jameela itu sebagai anggota DPR RI memang dapat karantina mandiri di rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan," kata Agus kepada wartawan, Senin (13/12/2021).

"Yang saya baca rekomendasi dari BNPB di situ memang disebutkan ibu Mulan Jameela dan keluarganya," tambahnya.

Diberikan karena Mulan Anggota DPR

Agus menjelaskan, rekomendasi itu diberikan lantaran Mulan menjabat sebagai anggota DPR RI. Agus menyebut sebelum keberangkatan ke luar negeri, Mulan Jameela memang sudah diajukan untuk karantina di rumah ketika nanti tiba lagi di Tanah Air.

"Udah tahu tidak Mulan Jameela aja, semua anggota DPR yang dapat rekomendasi ya sudah tahu. Kan sebelum keberangkatan sudah diajukan di BNPB," ucapnya.

Aturan Karantina

Aturan karantina bagi WNI yang melakukan perjalanan internasional diatur dalam SE Satgas No 23 Tahun 2021 yang diterbitkan pada 29 November 2021 dengan tambahan adendum diterbitkan pada 2 Desember 2021. Aturan itu khususnya tertuang dalam poin F nomor 4. Berikut ini aturan-aturannya:

d. Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina selama 10 x 24 jam;

f. Kewajiban karantina sebagaimana dimaksud dalam huruf d dan huruf e dijalankan dengan ketentuan sebagai berikut:

1) Bagi WNI, yaitu Pekerja Migran Indonesia (PMI); Pelajar/mahasiswa; atau Pegawai Pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Internasional dengan biaya ditanggung oleh pemerintah; dan
2) Bagi WNI di luar kriteria sebagaimana dimaksud pada angka 1) dan bagi WNA, termasuk diplomat asing, di luar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing menjalani karantina di tempat akomodasi karantina.

g. Tempat akomodasi karantina sebagaimana dimaksud dalam huruf f.2) wajib mendapatkan rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang telah memenuhi syarat dan ketentuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia untuk kebersihan (cleanliness), kesehatan (health), keamanan (safety), dan kelestarian lingkungan (environment sustainability)-(CHSE) dan Kementerian yang membidangi urusan kesehatan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya atau Dinas Provinsi yang membidangi urusan kesehatan di daerah terkait dengan sertifikasi protokol kesehatan COVID-19;

k. Bagi WNI dan WNA dilakukan tes RT-PCR kedua dengan ketentuan sebagai berikut:
i. Pada hari ke-9 karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang melakukan karantina dengan durasi 10 x 24 jam; atau
ii. Pada hari ke-13 karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang melakukan karantina dengan durasi 14 x 24 jam.

Pengacara tepis isu Ahmad Dhani dan Mulan Jameela dan keluarga tak karantina. Simak di halaman selanjutnya.