ADVERTISEMENT

Hari HAM Internasional, Buruh Geruduk Balai Kota Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 16:20 WIB
Potret massa buruh di depan Balai Kota DKI Jakarta
Potret massa buruh di depan Balai Kota DKI Jakarta. (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Massa dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggeruduk Balai Kota. Dalam momentum peringatan hari HAM internasional ini, buruh menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merevisi UMP Jakarta.

"Hari ini momentum hari HAM internasional tanggal 10 Desember. Kaum buruh sengaja datang ke Balai Kota Gubernur DKI Jakarta dan juga istana negara. Kepada Pak Gubernur karena menuntut supaya ada revisi UMP yang telah ditetapkan sebesar 1,09 persen. Kenaikan itu kan memang tidak layak sesuai dengan kebutuhan hidup kaum buruh di Jakarta. Kami datang untuk menagih janji Pak Gubernur yang mana katanya memang mau merevisi UMP 2022. Massa tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI)," kata Sekjen KASBI Sunarno di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021).

Sunarno mengatakan aksi hari ini tak akan dilakukan di depan kantor Anies, melainkan bergeser ke Istana Negara. Mereka menuntut agar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan dicabut.

Sekadar informasi, aturan ini merupakan turunan dari UU Cipta Kerja.

"Menurut kami, itu tidak tepat untuk diterapkan makanya kami meminta segera dicabut PP 36 itu juga dihapus, kembalikan peraturan yang lama sehingga ada kenaikan upah buruh yang signifikan," jelasnya.

"Selain itu, kita juga menuntut kepada pemerintah terkait pencabutan omnibus law," sambungnya.

Bersamaan dengan itu, aliansi buruh juga menuntut agar kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia diusut tuntas sehingga para pelakunya bisa diadili.

"Kita akan bergerak ke Istana negara untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat dan kepada Presiden Jokowi juga terkait dengan kita meminta agar segera kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang lama agar segera diurus kembali, diusut tuntas, sehingga pelaku pelaku pelanggaran HAM itu bisa diadili," imbuhnya.

Pantauan detikcom di lokasi, ratusan massa buruh berkumpul di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta. Mereka tampak menggunakan baju berwarna merah sambil membawa atribut aksi, seperti banner dan spanduk.

Aksi demonstrasi ini sempat menyebabkan lalu lintas di sekitar lokasi menjadi padat. Namun, kendaraan roda dua dan empat masih bisa melintas di 2 lajur sebelah kiri.

(taa/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT