Said Iqbal: Jika Anies Ingkar Janji Revisi UMP, Buruh Siap Aksi Besar-besaran

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 18:27 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal melakukan orasi saat aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12).
Said Iqbal dalam demo buruh yang menuntut revisi UMP DKI (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Serikat buruh menggelar aksi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, yang salah satu tuntutannya adalah revisi UMP DKI Jakarta agar naik. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, mengatakan bahwa harapan adanya revisi itu masih ada.

"Ada harapan, saya rasa harapan itu masih ada," terang Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal kepada massa buruh, Rabu (8/12/2021).

Said mengatakan akan ada revisi Keputusan Gubernur mengenai UMP DKI Jakarta Tahun 2022. Namun Said Tidak merincikan tanggal pasti revisi tersebut.

"Akan ada revisi dari Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang UMP DKI tahun 2022. Dasar hukumnya adalah bahwa sebagaimana juga kita sampaikan di MK tadi, bahwa keputusan MK adalah mengikat seluruh unit pemerintahan," lanjutnya.

Said menegaskan, jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menepati janjinya untuk merevisi UMP DKI, ia bersama buruh siap menggelar aksi besar-besaran kembali.

"Kita tunggu dan pastikan. Bilamana Gubernur mengingkari janji pada tanggal 29 November dan 8 Desember, saya mau bilang dan katakan, siap untuk aksi besar-besaran kembali," kata Said.

Sebelum melakukan audiensi di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, perwakilan massa buruh melakukan audiensi di gedung MK. Hasilnya, perwakilan buruh melayangkan surat kepada pimpinan MK terkait uji formil UU Cipta Kerja.

Simak juga Video: Buruh Serahkan Surat Terkait Uji Formil UU Cipta Kerja ke MK

[Gambas:Video 20detik]




(mae/mae)