ADVERTISEMENT

Inmendagri Natal dan Tahun Baru, Ini 6 Aturan Terbarunya

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 10:59 WIB
Medan PPKM Level Berapa Sekarang? Ini Kabar Baiknya
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Infografis detikcom/Denny)
Jakarta -

Pemerintah membatalkan kebijakan PPKM level 3 pada liburan Natal dan tahun baru (Nataru), tetapi menyerahkan pada kondisi tiap daerah dalam penerapan kategori PPKM. Mendagri Tito Karnavian menerbitkan aturan terbaru terkait pencegahan penyebaran COVID-19 pada periode Nataru, berikut ini aturan lengkapnya.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 dan Tahun Bru Tahun 2022. Inmendagri tersebut diterbitkan Mendagri Tito Karnavian pada tanggal 9 Desember 2021.

Aturan ini akan berlaku selama periode tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2021. Dengan terbitnya Inmendagri terbaru ini sekaligus menyatakan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Dalam Inmendagri terbaru itu mengatur tentang syarat perjalanan, pengetatan arus perjalanan masuk dan keluar negeri, serta larangan pengadaan arak-arakan yang berpotensi menimbulkan kerumunan pada perayaan tahun baru.

Berikut ini aturan lengkapnya:

1. Pengetatan Perjalanan ke Luar Negeri

a. pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru; dan
b. memperbanyak dan memaksimalkan penggunaan dan penegakan aplikasi PeduliLindungi pada tempat kegiatan publik seperti fasilitas umum, fasilitas hiburan (pusat perbelanjaan dan restoran), tempat wisata, dan fasilitas ibadah;

2. Pembatasan Kegiatan Masyarakat-Tutup Alun-alun

Pemerintah juga membatasi kegiatan masyarakat seperti melarang kegiatan yang menimbulkan kerumunan saat pertunjukan seni budaya, dan menutup alun-alun.

Pemerintah membatasi kegiatan masyarakat pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022:
1. termasuk seni budaya dan olahraga yang dapat berpotensi menimbulkan penularan COVID-19 dilakukan tanpa penonton; dan
2. yang bukan perayaan natal dan tahun baru dan menimbulkan kerumunan dilakukan dengan protokol kesehatan serta dihadiri tidak lebih dari 50 (lima puluh) orang,
h. menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022;
i. melakukan rekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian agar tetap dapat menjaga jarak antar pedagang dan pembeli;

3. Aturan ke Luar Daerah: Wajib Vaksin Lengkap

Masyarakat yang ingin ke luar daerah diwajibkan vaksin lengkap. Jika belum vaksin, maka tidak bisa melakukan perjalanan.

Syarat masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah:
1. mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi;
2. memenuhi persyaratan perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum:
a. wajib 2 (dua) kali vaksin dan melakukan Rapid Test Antigen 1 x 24 jam; dan
b. untuk orang yang belum di vaksin dan orang yang tidak bisa di vaksin dengan alasan medis, dilarang bepergian jarak jauh,

3. syarat perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum secara teknis diatur lebih lanjut oleh Satgas
Penanganan COVID-19 Nasional; dan
4. dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua) yang positif COVID-19, maka melakukan
isolasi mandiri atau isolasi pada tempat yang telah disiapkan Pemerintah untuk mencegah adanya penularan, dengan waktu isolasi
sesuai prosedur kesehatan serta melakukan tracing dan karantina kontak erat.

Simak Video 'Aturan Baru Nataru: Alun-alun Ditutup, Mal Buka 09.00-22.00':

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT