Jokowi Komitmen Tuntaskan Pelanggaran HAM Berat, Singgung Kasus Paniai

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 10:27 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah berkomitmen menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat. Salah satunya dengan mengusut kasus HAM berat yang terjadi di Paniai, Papua.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya di 'International Conference on Islam and Human Rights' dalam rangka memperingati Hari HAM Sedunia, Jumat (10/12/2021). Jokowi mulanya menyampaikan komitmen pemerintah menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat.

"Pemerintah berkomitmen menegakkan, menuntaskan, dan menyelesaikan pelanggaran HAM berat," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan penuntasan kasus pelanggaran HAM berat itu mengedepankan prinsip keadilan, baik prinsip keadilan bagi korban maupun bagi terduga pelaku pelanggaran HAM berat.

"Dengan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan bagi korban dan keadilan bagi yang diduga menjadi pelaku HAM berat," ujarnya.

Jokowi mengungkapkan pemerintah melalui Jaksa Agung juga telah mengambil langkah melakukan penyidikan umum terhadap kasus pelanggaran HAM berat. Salah satu kasus yang diusut adalah kasus penganiayaan di Paniai, Papua.

"Pasca Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, pemerintah melalui Jaksa Agung telah mengambil langkah untuk melakukan penyidikan umum terhadap peristiwa pelanggaran HAM berat, salah satunya tadi sudah disampaikan oleh Bapak Ketua Komnas HAM adalah kasus penganiayaan Paniai di Papua tahun 2014," ungkap Jokowi.

Jokowi melanjutkan, berangkat dari hasil penyidikan Komnas HAM, Kejaksaan Agung telah melakukan penyidikan umum terhadap kasus penganiayaan di Paniai itu. Hal itu untuk menjamin terwujudnya prinsip keadilan dan kepastian hukum.

"Berangkat dari berkas hasil penyidikan dari Komnas HAM kejaksaan tetap melakukan penyidikan umum untuk menjamin terwujudnya prinsip-prinsip keadilan dan kepastian hukum," tuturnya.

(mae/dhn)