Viral Dugaan Malpraktik ke Pasien di RSMM Papua, Polisi Periksa 5 Saksi

Saiman - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 09:50 WIB
Medical bandages with scissors and sticking plaster
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Timika -

Video dugaan malpraktik terhadap pasien hamil di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), Mimika, Papua, viral di media sosial (medsos). Polisi pun turun tangan dengan memeriksa saksi.

Kapolsek Mimika Baru (Miru) AKP Oscar Fajar Rahadian mengatakan pemeriksaan itu dilakukan oleh Satreskrim Polres Mimika di Mapolsek Miru. Oscar belum mengungkap berapa jumlah saksi yang diperiksa hari ini.

"Hari ini ada pemeriksaan saksi oleh tim Reskrim Polres Mimika. Pemeriksaannya di Mapolsek Miru," kata Oscar kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Hardyka Eka Anwar mengatakan pihaknya telah memeriksa keluarga dan pihak RSMM Papua. Total sudah ada lima saksi yang diperiksa terkait viral dugaan malpraktik tersebut.

"Laporan polisinya sudah ada. Kami sudah periksa tiga saksi dari keluarga, sudah diperiksa terkait dengan peristiwa yang ada dalam video. Sementara itu, untuk pihak rumah sakit, sudah ada dua orang telah diperiksa," ucap Bertu.

RSMM Papua Buka Suara

RSMM Papua buka suara setelah video dugaan malpraktik terhadap pasien hamil viral di medsos. Direktur RSMM dr Johni R Tandisau mengakui ada kelalaian pihaknya terkait hal tersebut.

"Benda yang ada di perut itu adalah kasa yang tertinggal pada operasi yang pertama, dan itu kami akui adalah kelalaian," kata dr Johni kepada wartawan, Kamis (9/12).

Johni mengatakan peristiwa itu berawal pada 26 Agustus 2021, pasien masuk ke rumah sakit lantaran hamil mengandung anak ketujuh.

Karena masa kehamilan sudah melewati waktunya, sehingga direncanakan untuk operasi atau caesar. Saat itu dilakukan tindakan operasi pertama oleh tim medis dan mengeluarkan bayi dari kandungan pasien.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Saksikan juga 'Pengakuan Warga di Cianjur yang Lumpuh Usai Vaksinasi Kedua COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]