Parah! TKW 'Hilang' 12 Tahun di Saudi Disekap Majikan dan Diberi Makanan Basi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 15:54 WIB
TKW Karawang Diduga Ditelantarkan di Arab Saudi
TKW asal Karawang diberi makanan basi dan disekap oleh majikan di Arab Saudi. (Yuda Febrian Silitonga/detikcom)
Jakarta -

Pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja wanita (TKW) asal Karawang, Jawa Barat, Siti Halimah, mengalami penyiksaan saat menghilang tanpa kabar selama 12 tahun. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengungkapkan Siti Halimah disiksa dan disekap majikannya di Arab Saudi.

"PMI (Siti Halimah) dikabarkan mengalami penyiksaan dan disekap oleh majikan di kamar mandi," ujar Koordinator Humas BP2MI Fanny Wahyu Kurniawan saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/12/2021).

Selain disiksa dan disekap, Fanny mengatakan Siti Halimah jarang diberi makan oleh majikannya. Bahkan terkadang Siti Halimah diberi makanan basi.

"Hanya diberi makan 3 hari sekali dan terkadang diberi makanan basi," tuturnya.

Maka dari itu, kata Fanny, kondisi fisik Siti Halimah sangat mengkhawatirkan. Keluarga Siti Halimah turut membeberkan kalau Siti tadinya memiliki postur gemuk, tidak kurus seperti sekarang.

"Saat ini kondisi fisiknya sangat mengkhawatirkan," ucap Fanny.

Saat ini, Siti Halimah berada di shelter KBRI Riyadh, Arab Saudi. Siti Halimah diklaim Fanny sudah dalam kondisi aman.

Sebelumnya, BP2MI menindaklanjuti laporan adanya dugaan penyiksaan dan penyekapan terhadap TKW asal Karawang di Arab Saudi. BP2MI membenarkan kabar tersebut dan sedang melakukan penelusuran.

"Iya sudah dapat laporannya. Sedang akan ditelusuri. BP2MI sedang menindaklanjuti," ujar Koordinator Humas BP2MI Fanny Wahyu Kurniawan saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/12).

Fanny menjelaskan, pada Senin (6/12), Disnakertrans Kabupaten Karawang melalui Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri bertemu keluarga Siti Halimah yang diwakili oleh Bapak Yanto selaku adik ipar dan Lurah Palumbonsari Fitria Yuniawati untuk mengonfirmasi kebenarannya. Rupanya, Siti Halimah memang sudah pergi ke Arab Saudi sejak 24 April 2009 melalui PT Bajri Putra Mandiri.

Pada pertemuan tersebut, Fanny mengatakan keluarga meminta agar Siti Halimah segera dipulangkan dan dipenuhi hak-haknya. Keluarga memiliki kekhawatiran apabila Siti Halimah dikembalikan kepada majikannya.

(drg/dhn)