Akun YouTube Di-hack, BNPB Minta Google Percepat Pemulihan!

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 15:39 WIB
A magnifying glass is held in front of a computer screen in this file picture illustration taken in Berlin May 21, 2013. Hackers broke into U.S. government computers, possibly compromising the personal data of 4 million current and former federal employees, and investigators were probing whether the culprits were based in China, U.S. officials said on June 4, 2015. REUTERS/Pawel Kopczynski/Files
Ilustrasi peretasan (Pawel Kopczynski/REUTERS)
Jakarta -

BNPB buka suara terkait akun YouTube yang di-hack sejak pagi tadi. Sejumlah langkah penanganan masih dilakukan.

"Iya benar diretas," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, lewat pesan singkat, Kamis (9/12/2021).

Muhari menjelaskan upaya pemulihan dibantu oleh Google dan Polri. BNPB meminta proses pemulihan dipercepat.

"Saat ini sedang kita pulihkan dibantu Google dan Mabes Polri. Pemulihan akun sudah kita minta dipercepat oleh Google," ujar Muhari.

Seperti diketahui, akun YouTube BNPB di-hack sejak pagi tadi. Kini akun tersebut berganti nama menjadi Ethereum 2.0.

Dilihat detikcom hingga pukul 15.30 WIB, akun YouTube BNPB masih belum berganti nama. Akun itu menayangkan perbincangan tentang Kripto. Judul yang ada di tayangan tersebut adalah 'Ethereum CEO: Ethereum Breakout! Ethereum News, ETH 2.0 Release Date'.

Sementara itu, tayangan di akun BNPB lainnya masih ada dan tidak dihapus. Tayangan terakhir yang ada di akun YouTube BNPB sebelum diretas adalah konferensi pers dari juru bicara penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.

Lihat juga video saat 'Situs Bawaslu Makasar Sempat Diretas, Bertulis Ingat Janji Manismu':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/idh)