2 WN Turki Pembobol ATM Bermodus Skimming Diringkus di Bali

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 12:50 WIB
2 WN Turki Ditangkap gegara lakukan tindak pidana skimming di Bali. (Foto: Sui Suadnyana/detikcom)
2 WN Turki Ditangkap gegara lakukan tindak pidana skimming di Bali. (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Dua warga negara (WN) Turki berinisial CY dan MB ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali. Kedua pria itu ditangkap gegara melakukan perusakan untuk kejahatan skimming di salah satu ATM di Bali.

"Modus operandi pelaku memasang alat skimming berupa router pada modem mesin ATM dan memasang hidden camera pada bagian atas keypad PIN mesin ATM," kata Direskrimum Polda Bali Kombes Ary Satryan dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Kasus ini bermula ketika pihak bank mendapatkan laporan dari tim patrolinya terkait adanya gangguan di mesin ATM yang berlokasi di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Laporan itu diterima oleh pihak bank pada 20 November 2021.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata gembok pengunci rangka atau boks mesin ATM ditemukan dalam keadaan rusak. Di dalam boks mesin ATM ditemukan sebuah alat berwarna putih berupa router. Atas temuan itu, petugas bank langsung melakukan pengecekan pada closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di mesin ATM.

"Dari rekaman CCTV, diketahui bahwa pada hari Jumat tanggal 19 November 2021 sekira pukul 01.03 Wita terlihat ada 2 orang mengendarai sepeda motor Vario warna hitam dengan ciri-ciri yang satu berbadan gemuk dan yang satu lagi berbadan kecil kurus datang ke area lokasi ATM," terang Ary.

Setelah itu, di rekaman CCTV terlihat pelaku berbadan gemuk memakai baju sweater warna abu dan helm putih Scoopy masuk ke gerai ATM. Pelaku kemudian membongkar gembok boks pada mesin ATM dengan kunci pas. Ia lalu memasang router dan disambungkan pada modem mesin ATM.

Tak berhenti sampai di sana, sekitar pukul 05.00 Wita, pelaku yang berbadan kecil masuk ke dalam ATM menggunakan jaket warna hitam, celana panjang, dan sepatu serta helm bermotif Sonic. Ia lalu memasang hidden camera pada bagian atas keypad PIN mesin ATM.

"Berdasarkan rekaman CCTV juga terlihat bahwa kedua pelaku secara bergantian sempat mengecek kembali alat yang dipasang dan kemudian sekira pukul 10.58 Wita pelaku yang badannya kurus datang kembali mengambil hidden camera yang terpasang," jelas Ary.

"Dengan adanya peristiwa pemasangan alat berupa router dan hidden camera yang dikenal dengan tindak pidana ilegal akses, dalam hal ini skimming, kejadian tersebut diinformasikan kepada tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali," tambahnya.

Polisi kemudian meregistrasi laporan tersebut dengan nomor LP-B/58/IX/2021/BALI/RES BDG/SEK KUTA dan nomor LP/B/586/XI/2021/SPKT POLDA BALI. Dari informasi yang diberikan pada Sabtu (20/11) tersebut, Tim Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan dan analisis data rekaman CCTV.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.