Zulhas soal Isu Reshuffle: PAN Tak Pernah Tunggu, Biasa Aja

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 12:42 WIB
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kudus, Jumat (5/11/2021).
Zulkifli Hasan (Dian utoro Aji/detikcom)
Jakarta -

PAN sempat dikabarkan masuk Kabinet Indonesia Maju dalam reshuffle 8 Desember, yang diketahui tidak terlaksana. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut komunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejauh ini berjalan baik.

"Alhamdulillah bagus, baik sekali. Kita sudah mendukung seluruh bergabung dengan kebijakan-kebijakan pemerintah. Kemarin ada RUU TPKS, teman-teman segera lihat, kita juga ikut," kata Zulkifli kepada wartawan, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

"Kemudian nanti ada Ciptaker yang harus disempurnakan, ada juga IKN, kebijakan-kebijakan pemerintah karena memang keputusan rakernas kita memperkuat pemerintahan," imbuhnya.

Zulkifli enggan berkomentar lebih jauh terkait isu PAN masuk kabinet. Namun, PAN akan menyiapkan kader terbaik jika diminta.

"Sekali lagi soal reshuffle itu hak prerogatifnya presiden, gitu. Kita tidak pernah bicara itu," sebut politikus yang akrab dipanggil Zulhas itu.

"Kalau kader ditugaskan kita untuk membantu pemerintahan, namanya juga negara, pasti kader terbaik akan diberikan. Dan sepenuhnya itu haknya bapak presiden. Jadi saya ini mantan Ketua MPR mengerti betul paham betul kalau soal reshuffle itu, jadi itu jawaban saya," lanjutnya.

Wakil Ketua MPR itu mengatakan PAN tidak pernah menunggu reshuffle tersebut. Zulhas menilai jabatan menteri sama saja seperti amanah.

"Kita nggak pernah tunggu, nggak anu, biasa aja, terus berjalan, karena menteri itu kan amanah saja. Salah satu tugas perjuangan," ucapnya.

(eva/zak)