Pengontrak Rumah Teroris Tidak Gaul
Sabtu, 29 Apr 2006 11:17 WIB
Wonosobo - Penghuni rumah kontrakan sarang teroris jaringan Noordin M Top yang digrebek polisi di Desa Binangun Wonosobo, ternyata sangat menutup diri dari pergaulan warga sekitar.Meski sudah mengontrak rumah selama 2-3 bulan terakhir, penghuni rumah yang berjumlah sekitar 4-5 orang itu tidak pernah bercakap-cakap dengan para tetangga.Dua tersangka teroris tewas dalam baku tembak dengan polisi di rumah tersebut. Mereka adalah Jabir dan Abdul Hadi. Sedangkan Solahuddin ditangkap hidup-hidup, sementara Mustakirin dikabarkan lolos.Menurut Tukijo, warga di seberang rumah, masyarakat hanya melihat kegiatan pulang pergi dari penghuni yang mengontrak rumah milik Ibu Murni tersebut. Rumah yang berlokasi di Jalan Raya Kertek Kilometer 4 Desa Binangun, Wonosobo ini merupakan jalur strategis keluar masuk kota Wonosobo baik dari Temanggung maupun Banjarnegara."Mereka berangkat pagi pulang sore dan jarang bergaul," kata Tukijo, kepada detikcom, Sabtu (29/4/2006).Warga hanya mengetahui para pemuda tersebut berprofesi sebagai pedagang. Penampilannya pun terlihat biasa saja, dan terkadang memakai baju koko.
(ir/)











































