Kelakuan Nekat Geng Balap Liar Keroyok Polisi Gegara Ogah Dibubarkan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 08:02 WIB
Enam pengeroyok polisi di Pondok Indah Jaksel ditangkap
Enam pengeroyok polisi di Pondok Indah Jaksel ditangkap (Rakha Arlyanto/detikcom)

Kronologi Pengeroyokan Brigadir Irwan


Pengeroyokan terjadi pada Selasa (7/12) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu korban bersama istrinya baru pulang dinas di Tangerang Selatan.

"Saat itu korban bersama istri menggunakan mobil melintas di Pondok Indah. Saat itu kendaraan terhenti, ternyata di depan ada balap liar yang dilakukan sekelompok orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Brigadir Irwan Lombu berusaha membubarkan balap liar tersebut. Sayangnya, geng balap liar tersebut malah melakukan tindakan provokasi dengan meneriakkan kalimat 'polisi gadungan'. Para pelaku lalu mengeroyok Brigadir Irwan Lombu.

"Saat mencoba membubarkan, para pelaku meneriakkan dengan kata-kata provokasi, yaitu polisi gadungan," ujar Zulpan.


Brigadir Irwan Dipukul dan Diseret

Aksi pengeroyokan itu pun sempat coba dilerai oleh istri Brigadir Irwan Lombu. Sayangnya, pelaku tidak mengacuhkan hal tersebut dan lanjut memukuli korban.

"Yang lebih memprihatinkan, korban ditemani istrinya. Karena ada provokasi tersangka mengeroyok, dicoba dilerai oleh istri korban, tapi tidak diindahkan pelaku," terang Zulpan.

Brigadir Irwan Lombu pun diseret dan dipukuli oleh para pelaku. Bahkan dirinya sempat dipukul menggunakan pistol korek atau pistol mainan.

"Bagaimana dia dipukul dan diseret para tersangka. Itu senjata pistol korek, jadi bukan senjata api. Jadi pistol korek untuk takut-takutin dan digunakan pukul korban," ucapnya.


(mea/mea)