DPRD Minta Pemkot Segera Buka & Fungsikan Alun-alun Surabaya

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 20:28 WIB
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono
Foto: DPRD Kota Surabaya-Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono
Jakarta -

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Baktiono, berharap berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera membuka dan fungsikan Alun-Alun Surabaya dan Balai pemuda. Pembukaan ini seiring telah rampungnya pembangunan berbagai fasilitas yang ada di Alun-Alun.

"Paling tidak Surabaya kan sudah masuk level 1 jadi harus bisa dibuka," kata Baktiono dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Ia menegaskan pembukaan alun-alun Surabaya dan pelataran Balai Pemuda seharusnya dibuka terlebih dahulu dan tidak perlu menunggu seremoni peresmian. Karena selama ini diperbaiki tapi terkesan tidak digunakan.

Dengan lokasinya yang ada di pusat kota dan berdekatan dengan destinasi wisata jalan Tunjungan yang baru dibuka, ia yakin keberadaan Alun-Alun Surabaya ini akan ikut mendongkrak perekonomian Surabaya.

"Saya kira ini ketika di buka pasti ramai dan dapat mendongkrak perekonomian sama dengan Tunjungan. Jadi gak perlu nunggu seremoni dulu, tapi fungsikan dulu sebagai penyeimbang kawasan Tunjungan," imbuhBaktiono.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, saat ini adalah saat yang tepat untuk terus menggenjot ekonomi Surabaya, mengaktifkan dan memaksimalkan potensi-potensi ekonomi yang ada.

Sehingga ekonomi Surabaya bisa terus menanjak dan membaik. Ia pun menuturkan pembukaan Alun-ALun tersebut juga harus menaati aturan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus COVID-19.

"Saatnya kita bangkit dari pandemi, memacu ekonomi masyarakat melalui berbagai potensi yang bisa dihidupkan. Dan saya yakin Alun-Alun Surabaya ini sangat menarik dan akan jadi icon baru bagi kota Surabaya," tandasnya.

Untuk itu, Baktiono mengatakan DPRD Kota Surabaya akan melakukan koordinasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya dan Satgas Covid-19 agar pembukaan segera dilakukan.

"Akan segera kami koordinasikan biar tidak terkesan dibiarkan. Kan, banyak warga bertanya-tanya. Meski belum diresmikan, paling tidak dilakukan uji coba dulu," ujarnya.

Ia juga meminta agar pembukaan tersebut bisa diselaraskan dengan keinginan warga Surabaya. Seperti adanya pertunjukan musik hingga sajian makanan bintang lima dan kaki lima yang bisa dijajakan di samping-samping halaman atas alun-alun.

"Jadi harus dikaji dan ada strategi khusus agar menarik minat masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Menurut Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya, Iman Krestian Maharhandono pembangunan proyek senilai Rp 68 miliar yang memiliki luas basement sekitar 3000 meter persegi tersebut juga telah rampung semua.

"Sudah rampung semua pengerjaan landscape depan balai budaya, landscape taman, pembuatan cafe atas (rooftop) dan mural skate park. Gak ada kerjaan lagi tinggal dibukanya saja. Nunggu Disbudpar," tutur Iman.

(ega/ega)